Self Health & Wellness

Usaha Mempertahankan Hari-Hari Bahagia

Apa hal yang kamu syukuri hari ini?

Tidak perlu luar biasa. Bisa karena bangun di pagi hari setelah tidur cukup, baterai ponsel sudah terisi penuh, deadline berhasil diselesaikan, atau bisa sarapan sepiring nasi goreng hangat buatan mama. Hal-hal kecil dalam keseharian yang bisa membuat kita tenang itu, patut dirayakan dengan rasa syukur juga, loh. 

Sayangnya, ajakan untuk bersyukur bisa ditangkap berbeda oleh setiap orang. Tergantung pada situasi dan cara penyampaian ajakan yang satu ini. Salah langkah sedikit, mungkin ajakan untuk mensyukuri hal-hal yang kita nikmati dalam hidup malah jadi seolah menggurui atau bahkan seakan menyepelekan kerja keras kita untuk bertahan hingga hari ini.

Salah langkah sedikit, mungkin ajakan untuk mensyukuri hal-hal yang kita nikmati dalam hidup malah jadi seolah menggurui atau bahkan seakan menyepelekan kerja keras kita untuk bertahan hingga hari ini.

Tidak ada sedikit pun intensi untuk menyepelekan perjuangan yang kamu lakukan dalam perjalanan hidupmu, kok. Setiap orang punya kisah yang berbeda-beda. Jika ditanya bagaimana perasaanmu hari ini, jawabannya mungkin bisa sama, tapi bisa juga berbeda bagi setiap orang. Beberapa mungkin malah bingung untuk menggambarkan sebenarnya apa yang sedang ia rasakan atau pikirkan saat ini, karena terlalu runyam untuk diungkapkan dalam satu kalimat utuh.

Apa yang kita pikirkan pada dasarnya akan berhubungan erat dengan apa yang tubuh kita rasakan. Tentu kamu pernah dengar istilah, ‘di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat’. Artinya, kesehatan jiwa dan fisik adalah dua hal yang tidak akan bisa dipisahkan. Sering kali kita lupa dan merasa tidak perlu memelihara pikiran agar tetap sehat dan jernih.

Untuk menjaga kesehatan jiwa dan pikiran, ada beberapa latihan yang bisa coba kita lakukan. Pertama, menuliskan hal-hal yang kita syukuri di jurnal harian kita. Terkadang kita melupakan begitu saja hal-hal baik yang terjadi di hidup kita dan terlalu fokus dengan hari-hari buruk yang kita alami. Menuliskan kejadian membahagiakan dalam hidup bisa membuat kita lebih menghargai momen-momen sederhana yang sebenarnya perlu kita syukuri. Kalau kamu bingung harus menuliskan momen apa, mungkin bisa mulai dengan pertanyaan, “Hal apa yang membuat aku tenang hari ini?”.

Kedua, coba biasakan berterima kasih dengan orang-orang yang memberikan kita bantuan. Mungkin kepada pelayan di café tempat kita meeting, satpam kantor yang membantu kita parkir saat hampir terlambat masuk kantor, atau mungkin ayah kita yang membawakan sekotak martabak manis sepulang kerja.

Ketiga, hargai betul pertemuan yang kita lakukan dengan orang-orang terdekat. Entah itu orang tua, kakak, adik, ataupun saudara yang mungkin hanya kita temui satu kali dalam setahun. Waktu tidak akan pernah bisa diulang, kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi di masa mendatang.

Memelihara jiwa agar tetap sehat tentu juga sejalan dengan keinginan kita untuk bisa hidup sehat dan lebih lama bersama dengan orang-orang yang kita cintai. Menjaga kesehatan jiwa dan fisik adalah satu hal, tapi tidak ada salahnya untuk memiliki proteksi tambahan untuk hari-hari bahagia yang ingin kita jalani bersama keluarga. Dengan proteksi tambahan, rasa khawatir akan risiko biaya dari kondisi kesehatan bisa berkurang, dan menikmati hari bahagia bersama keluarga bisa lebih menenangkan dan menyenangkan. Proteksi kesehatan sebagai antisipasi risiko biaya dari pengobatan penyakit kritis  dan waktu bersama orang-orang terkasih inilah yang ditawarkan oleh PRIMA Extra (Proteksi Penyakit Kritis Maksima Extra).

Memelihara jiwa agar tetap sehat tentu juga sejalan dengan keinginan kita untuk bisa hidup sehat dan lebih lama bersama dengan orang-orang yang kita cintai.

PRIMA Extra memberikan perlindungan baik terhadap jiwa maupun terhadap 136 kondisi penyakit kritis dengan santuan Uang Pertanggungan hingga Rp10 miliar. Dengan PRIMA Extra kamu bisa mendapatkan perlindungan hingga usia 99 tahun dengan pilihan masa pembayaran premi 5,10, atau 20 tahun.

Bukan berarti bersiap untuk jatuh, tetapi memastikan untuk tetap tenang melanjutkan perjalanan meski harus terjatuh. Melalui PRIMA Extra, kamu bisa lalui tantangan dari penyakit kritis dengan lebih tenang karena  tersedia layanan medis personal sejak diagnosa sampai pemulihan, Extra 50% Uang Pertanggungan untuk perawatan penyakit jantung dan kanker di luar negeri, Extra klaim 2x untuk kanker tahap awal yang berbeda dan berbagai manfaat lainnya.

Esok memang selalu penuh misteri, kita hanya bisa mempersiapkan yang terbaik di saat ini. Juga, berusaha menjaga hari-hari bahagia kita bersama orang-orang terkasih. Tenang hadapi tantangan dan jaga impian keluarga bersama PRIMA Extra. Kunjungi kantor cabang BCA terdekat atau klik www.bca.co.id/primaextra untuk informasi lebih lanjut.

Related Articles

Card image
Self
Perbedaan dalam Kecantikan

Perempuan dan kecantikan adalah dua hal yang tidak akan pernah terpisahkan. Cantik kini bisa ditafsirkan dengan beragam cara, setiap orang bebas memiliki makna cantik yang berbeda-beda sesuai dengan hatinya. Berbeda justru jadi kekuatan terbesar kecantikan khas Indonesia yang seharusnya kita rayakan bersama.

By Greatmind x BeautyFest Asia 2024
01 June 2024
Card image
Self
Usaha Menciptakan Ruang Dengar Tanpa Batas

Aku terlahir dalam kondisi daun telinga kanan yang tidak sempurna. Semenjak aku tahu bahwa kelainan itu dinamai Microtia, aku tergerak untuk memberi penghiburan untuk orang-orang yang punya kasus lebih berat daripada aku, yaitu komunitas tuli. Hal ini aku lakukan berbarengan dengan niatku untuk membuat proyek sosial belalui bernyanyi di tahun ini.

By Idgitaf
19 May 2024
Card image
Self
Perjalanan Pendewasaan Melalui Musik

Menjalani pekerjaan yang berawal dari hobi memang bisa saja menantang. Menurutku, musik adalah salah satu medium yang mengajarkanku untuk menjadi lebih dewasa. Terutama, dari kompetisi aku belajar untuk mencari jalan keluar baru saat menemukan tantangan dalam hidup. Kecewa mungkin saja kita temui, tetapi selalu ada opsi jalan keluar kalau kita benar-benar berusaha berpikir dengan lebih jernih.

By Atya Faudina
11 May 2024