Self Love & Relationship

On Marissa's Mind: Moving On

Marissa Anita

Jurnalis & Aktris

Apakah Anda masih tidak bisa melupakan mantan meski hubungan sudah lama usai? Bernostalgia terus-terusan tentang mantan berujung rasa berat, penyesalan dan kesedihan. Ingin keluar dari perasaan ini? Mungkin waktunya untuk move on. 

Pengertian umum, moving on berarti meninggalkan suatu tempat untuk pergi ke tempat lain. Dalam konteks hubungan, moving on adalah meninggalkan hubungan yang tidak berhasil dengan mantan untuk melanjutkan hidup yang lebih tenteram. 

Kita cenderung meromantisasi seseorang yang tidak bisa melupakan mantannya. Mungkin karena ketersiksaan ini bergaung dalam lagu, film, puisi, literatur selama ratusan tahun. 

Padahal sejujurnya, terjebak nostalgia hanya membuat Anda uring-uringan, galau, sedih, tak bisa berfungsi optimal dalam keseharian. 

Ngomong move on mah gampang, ngejalaninnya? Paham. 

Salah satu alasan kenapa move on terasa nggak mudah karena orang yang patah hati mengalami perasaan yang mirip seorang pecandu. Studi terhadap otak menunjukkan, patah hati mengaktifkan mekanisme di otak Anda sama seperti yang dialami  pecandu yang sakau ketika stop pakai kokain atau opioids. 

Salah satu alasan kenapa move on terasa nggak mudah karena orang yang patah hati mengalami perasaan yang mirip seorang pecandu.

Seseorang yang ‘sakau’ dari patah hati akan mengingat kembali kenangan indah dengan mantan, seperti seorang pecandu kembali memakai narkoba.

Bedanya, seorang pecandu sadar ia sedang mencandu, tapi seorang yang patah hati tidak sadar ia mencandu kenangan indahnya. Inilah yang membuat patah hati sulit sembuh.

Alasan lain kenapa susah move on, mungkin karena ia emotional masochist, orang yang kecanduan penderitaan, tanpa sadar suka menyiksa perasaan sendiri. Ini biasanya terjadi ketika ia dibesarkan figur pengasuh yang sering mengabaikan, memperlihatkan kebengisan, kekerasan bahkan kekejaman pada dirinya. Sehingga ketika dewasa, ia jadi orang yang yakin ia ditakdirkan harus hidup dalam penderitaan, termasuk mengalami kisah cinta yang tragis.   

So, bagaimana jika mau move on? Anda bisa coba sejumlah strategi ini: 

(1) Putus kontak. Memang, orang yang berhati baik selalu mencoba berteman dengan mantan, mungkin sebagai salah satu cara untuk menjaga hubungan baik. Sekilas terdengar bijak tapi sebetulnya ini hanya menimbulkan kebingungan bahkan bencana bagi kedua pihak. Karena, bukan tidak mungkin kehadiran mantan dalam hidup memantik harapan dan kemudian kecemasan berkepanjangan. Iya, menjadi teman mungkin kok, tapi ini hanya bisa  terjadi secara sehat ketika kedua belah pihak sudah benar-benar sembuh dari luka masa lalu ketika bersama. Dan ini makan waktu, bisa 5, 10 tahun or never?  

(2) Cintai diri. Keluar dan maju dari hubungan yang tidak membawa tentram adalah bentuk cinta diri. Percaya bahwa Anda pantas berada dalam hubungan dimana orang-orang di dalamnya punya nilai hidup yang selaras dan saling memperlakukan satu sama lain dengan baik. 

(3) Terima alasan putus sepenuhnya dan lepas dengan legowo hubungan sudah berakhir ini. Tidak perlu lagi merawat harap karena toh hanya akan memperpanjang drama yang tidak perlu.

(4) Hentikan nostalgia. Berhenti mengingat kenangan manis dengan mantan, membaca kembali pesan darinya, apalagi menguntit mantan di medsos. 

(4) Tulis daftar lengkap semua kesalahan dan kualitas buruk dari mantan. Simpan dalam ponsel Anda. Setiap kali Anda tergoda bernostalgia tentang mantan, lihat daftar ini lagi dan lagi. Tujuannya bukan untuk bikin diri terus-terusan marah, tapi untuk mengingatkan diri Anda sejumlah alasan mengapa hubungan itu akhirnya berakhir. 

(5) Kembali membangun diri. Putus dari mantan bisa berarti kehilangan identitas Anda berdua sebagai pasangan. Ini saatnya untuk membangun kembali identitas Anda kita sebagai diri sendiri — mengembalikan siapa Anda dan tentang apa hidup Anda. Isi ruang kosong yang dulu terisi mantan dengan kehidupan sosial dan aktifitas yang memperkaya kualitas hidup Anda. 

(6). Jangan khawatir, Anda akan jatuh cinta lagi. Kita pada dasarnya punya kemampuan untuk mencintai siapa saja ketika kita beri diri kesempatan itu. Percayalah, Anda bisa menemukan karakter atau sifat yang Anda sukai pada seseorang di luar sana, dia yang bisa memperlakukan Anda lebih baik dan Anda perlakukan dengan baik pula. 

Kita pada dasarnya punya kemampuan untuk mencintai siapa saja ketika kita beri diri kesempatan itu.

Moving on bukan berarti menganggap hubungan itu tidak pernah terjadi. Karena, hubungan yang lampau bisa mengajari kita sesuatu tentang diri kita sendiri dan memperjelas apa yang kita butuhkan untuk bahagia. 

Cinta adalah tentang berbagi bahagia orang yang Anda sayangi di masa kini. 

Cinta itu bukan tentang mengharapkan orang yang sudah lama meninggalkan hidup kita. Dengan moving on, Anda akan lebih hadir dan terlibat dengan teman-teman, keluarga, lebih produktif di tempat kerja, lebih tenteram dan tenang.

Memang, sembuh dari patah hati kadang tak bisa diburu, namun juga baiknya tak berlarut, demi kebaikan Anda. Good luck.

Moving on bukan berarti menganggap hubungan itu tidak pernah terjadi. Karena, hubungan yang lampau bisa mengajari kita sesuatu tentang diri kita sendiri dan memperjelas apa yang kita butuhkan untuk bahagia. 

Referensi: 

Urban Dictionary., (2006, June 9). Move Onhttps://www.urbandictionary.com/author.php?author=*Iris*

The School of Life. (2016, December 26). How to Get Over Someone. [Video] Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=tAsH_LXT9P0&ab_channel=TheSchoolofLife

Winch, G. (2017, April). How to Fix a Broken Heart. Ted. https://www.ted.com/talks/guy_winch_how_to_fix_a_broken_heart

The School of Life. (2021, January 6). Why We Love to Suffer. [Video] Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=hP68dxc7vyE&ab_channel=TheSchoolofLife

Vilhauer, J. (2015, August 29). 5 Ways to Move on from an Ex You Still Love. Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/living-forward/201508/5-ways-move-ex-you-still-love?amp

The School of Life. (2016, December 23). Why We Could Love Anyone. [Video] Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=pRbV8Pjlsow&ab_channel=TheSchoolofLife

Related Articles

Card image
Self
Ekspresi Diri dan Gaya Hidup

Saya juga setuju dengan ungkapan bahwa fashion adalah cara mengekspresikan diri. Kalau saya bertemu dengan orang, kita bisa melihat karakternya dari apa yang ia kenakan. Baju adalah salah satu medium kita bisa melihat dan “menilai” orang. Jadi bisa dikatakan bahwa baju yang kita kenakan sebenarnya bisa menjadi ungkapan bahwa kita ini adalah bagian dari komunitas tertentu. Mungkin komunitas skateboard, band, atau komunitas-komunitas lainnya. Urban Sneaker Society juga berusaha menggabungkan banyak komunitas agar bisa bertemu satu-sama lain.

By Jeffry Jouw
04 December 2021
Card image
Self
Merangkul Kegagalan

Kegagalan tentu bukan hasil yang diharapkan bagi semua orang yang sedang berjuang. Banyak diantara kita yang mungkin tengah atau telah melalui masa sulit, baik karena pandemi maupun karena masalah pribadi. Sayangnya kegagalan bukan hal yang bisa kita hindari. Kegagalan akan selalu hadir sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran hidup yang masih akan kita jalani hari ini dan seterusnya.

By Greatmind X Festival Pulih
04 December 2021
Card image
Self
Berjalan Untuk Berubah

Masing-masing manusia punya perjalanan yang berbeda-beda. Katanya, dalam perjalanan itu yang paling penting bukan destinasinya, melainkan proses dan cerita yang terjadi sepanjang perjalanan. Katanya juga, cerita dalam perjalanan lah yang menjadikan siapa kita sekarang ini. Tapi yang pasti, melalui perjalanan kita berubah dan bertumbuh.

By Greatmind x Festival Film 100% Manusia
04 December 2021