Self Work & Money

Menyederhanakan Hidup Yang Kompleks

Tinggal di kota besar dengan ritme kehidupan yang serba cepat bisa terasa berat bagi sebagian orang. Saking cepatnya, terkadang kita bisa kelelahan – secara fisik maupun mental – saat harus mengikutinya. Pekerjaan kantor yang menumpuk, urusan rumah tangga yang menggunung, hingga janji-janji pertemuan sosial yang menanti. Semuanya seakan memanggil-manggil untuk segera ditangani. Rasanya 24 jam tidak cukup untuk menyelesaikan itu semua.

Namun sesungguhnya, persepsi kita terhadap waktu hanyalah produk dari evolusi manusia. Dan manusia lah satu-satunya makhluk hidup yang menciptakan persepsi atas waktu dengan begitu kompleksnya.

Jadi bagaimana cara kita sebagai manusia modern bisa mengakali waktu agar tidak terhanyut dalam arusnya yang begitu deras? Banyak cara yang sesungguhnya bisa dilakukan untuk menyederhanakan hidup yang kompleks. Salah satu langkah mudahnya adalah dengan mengatur perhatian atau atensi. Sebuah studi menujukkan bahwa saat kita berfokus pada sebuah aktivitas atau pekerjaan tertentu dalam satu waktu tertentu – tanpa ada distraksi dan sambil mengerjakan hal-hal kecil lainnya – maka kita akan menyelesaikannya dengan lebih cepat dan tanpa stres berarti.

Selain itu, mengatur prioritas menjadi langkah lain yang juga bisa menjadi kunci untuk keberhasilan manusia modern dalam mengatur waktu dalam kesehariannya. Bisa jadi kita selama ini merasa tidak punya waktu yang cukup karena memilih untuk mengerjakan semua hal atau mendatangi semua acara yang ada. Tapi pikir lagi, apakah memang perlu untuk mengerjakan semuanya dalam satu waktu?

Sebenarnya masih ada cara lain menyikapi waktu yang seakan sedikit sekali untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang menanti yakni melalui penggunaan teknologi. Perkembangannya yang kini semakin pesat bisa dimanfaatkan untuk mengatur prioritas. Contohnya saja, jika dulu untuk mengirim uang kita harus susah-susah mendatangi bank, kini dapat dilakukan hanya dengan satu sentuhan jari di layar ponsel. Dengan begini, kita dapat mengatur waktu secara lebih baik untuk aktivitas-aktivitas lainnya yang lebih penting dibandingkan harus menyisihkan waktu untuk mendatangi bank terdekat.

PermataMobile X dari PermataBank bisa menjadi salah satu pilihan aplikasi yang dapat membantu Anda mengatur waktu yang tersedia dalam menjalani rutinitas. Lewat aplikasi ini, segala keperluan perbankan dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik. Mulai dari mengirim dan menerima uang, pembukaan tabungan baru, jual beli reksa dana dan obligasi, bahkan hingga membantu mengambil uang di ATM jika terlupa membawa kartu.

Lewat PermataMobile X, kita tidak perlu lagi pusing menyelipkan kunjungan ke bank – dan membayangkan berapa lama waktu yang akan kita habiskan di sana – dalam agenda sehari-hari. Dengan semua fitur yang ada, PermataMobile X dapat menjadi sebuah solusi cemerlang bagi manusia modern yang merasa tak punya banyak waktu.

 

Related Articles

Card image
Self
Memulai Hidup Sederhana

Tinggal di kota besar bagi saya tidak lagi menyediakan lingkungan yang baik untuk saya berkembang. Ada satu titik di mana saya merasa sangat penat dan emosional. Saya telah memiliki banyak hal; rumah, kendaraan, serta barang-barang lain yang saya inginkan. Tapi, mengutip sebuah ungkapan ‘enough is never enough’, saya merasa seperti tidak pernah puas. Tiap hari, saya mengumpulkan uang untuk kemudian dihabiskan.

By Greatmind x Wealth Wisdom 2019
22 February 2020
Card image
Self
Yang Lalu Biarlah Berlalu

Seiring berjalannya waktu sesuatu atau sesorang yang kita kenal dulu mungkin saja sekarang sudah berubah. Apalagi jika hal tersebut memiliki dampak pada masa kini. Semuanya pasti tidak akan sama lagi dan sulit untuk kembali seperti semula.

By Nadin Amizah
15 February 2020
Card image
Self
Seni Memberi Harapan

Butuh perjalanan panjang dan kerja keras untuk akhirnya aku sadar bahwa ada yang salah dengan diriku. Butuh waktu yang panjang juga untuk aku sampai di titik ini. Naik turun kehidupanku terbilang cukup ekstrem. Jika ditanya dari mana sumber gangguan psikisku, rasanya terlalu banyak faktor pendukungnya hingga menjadi-jadi.

By Hana Madness
15 February 2020