Self Work & Money

Menyederhanakan Hidup Yang Kompleks

Greatmind x PermataBank

@permatabank

Advertorial

Tinggal di kota besar dengan ritme kehidupan yang serba cepat bisa terasa berat bagi sebagian orang. Saking cepatnya, terkadang kita bisa kelelahan – secara fisik maupun mental – saat harus mengikutinya. Pekerjaan kantor yang menumpuk, urusan rumah tangga yang menggunung, hingga janji-janji pertemuan sosial yang menanti. Semuanya seakan memanggil-manggil untuk segera ditangani. Rasanya 24 jam tidak cukup untuk menyelesaikan itu semua.

Namun sesungguhnya, persepsi kita terhadap waktu hanyalah produk dari evolusi manusia. Dan manusia lah satu-satunya makhluk hidup yang menciptakan persepsi atas waktu dengan begitu kompleksnya.

Jadi bagaimana cara kita sebagai manusia modern bisa mengakali waktu agar tidak terhanyut dalam arusnya yang begitu deras? Banyak cara yang sesungguhnya bisa dilakukan untuk menyederhanakan hidup yang kompleks. Salah satu langkah mudahnya adalah dengan mengatur perhatian atau atensi. Sebuah studi menujukkan bahwa saat kita berfokus pada sebuah aktivitas atau pekerjaan tertentu dalam satu waktu tertentu – tanpa ada distraksi dan sambil mengerjakan hal-hal kecil lainnya – maka kita akan menyelesaikannya dengan lebih cepat dan tanpa stres berarti.

Selain itu, mengatur prioritas menjadi langkah lain yang juga bisa menjadi kunci untuk keberhasilan manusia modern dalam mengatur waktu dalam kesehariannya. Bisa jadi kita selama ini merasa tidak punya waktu yang cukup karena memilih untuk mengerjakan semua hal atau mendatangi semua acara yang ada. Tapi pikir lagi, apakah memang perlu untuk mengerjakan semuanya dalam satu waktu?

Sebenarnya masih ada cara lain menyikapi waktu yang seakan sedikit sekali untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang menanti yakni melalui penggunaan teknologi. Perkembangannya yang kini semakin pesat bisa dimanfaatkan untuk mengatur prioritas. Contohnya saja, jika dulu untuk mengirim uang kita harus susah-susah mendatangi bank, kini dapat dilakukan hanya dengan satu sentuhan jari di layar ponsel. Dengan begini, kita dapat mengatur waktu secara lebih baik untuk aktivitas-aktivitas lainnya yang lebih penting dibandingkan harus menyisihkan waktu untuk mendatangi bank terdekat.

PermataMobile X dari PermataBank bisa menjadi salah satu pilihan aplikasi yang dapat membantu Anda mengatur waktu yang tersedia dalam menjalani rutinitas. Lewat aplikasi ini, segala keperluan perbankan dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik. Mulai dari mengirim dan menerima uang, pembukaan tabungan baru, jual beli reksa dana dan obligasi, bahkan hingga membantu mengambil uang di ATM jika terlupa membawa kartu.

Lewat PermataMobile X, kita tidak perlu lagi pusing menyelipkan kunjungan ke bank – dan membayangkan berapa lama waktu yang akan kita habiskan di sana – dalam agenda sehari-hari. Dengan semua fitur yang ada, PermataMobile X dapat menjadi sebuah solusi cemerlang bagi manusia modern yang merasa tak punya banyak waktu.

 

Related Articles

Card image
Self
Discontent: Tidak Puas Melihat Kepuasan

Content merujuk pada apa yang kita lihat di dunia online. Namun kata ini juga memiliki makna lain, yaitu rasa puas, bahagia yang penuh damai. Lawan katanya adalah discontent yaitu rasa kurang puas. Discontent inilah yang saya sering rasakan semakin banyak waktu yang saya habiskan waktu untuk melihat content di dunia online.

By Citra Marina
23 March 2019
Card image
Self
Belenggu Pikiran Negatif

Manusia pasti tak pernah terlepas dari kekhawatiran, keluhan, dan kritik. Rasanya tak ada satu hari pun yang terlewatkan tanpa setidaknya satu pikiran negatif. Memang, beberapa prasangka mungkin tidak akan membawa dampak buruk bagi hidup. Namun pesimisme jika dibiarkan berkembang nyatanya sanggup untuk membunuh diri kita.

By Greatmind
23 March 2019
Card image
Self
Yang Tak Dibicarakan Saat Bicara Menyembuhkan Rasa Sakit

Pada awalnya saya tidak menyadari betapa pentingnya merasa sadar atas diri sendiri sampai akhirnya bertemu dengan beragam 'pemicu'. Pemicu ini bisa muncul dalam cara yang beragam; dan terasa berbeda-beda. Meski bisa terasa berbeda untuk setiap orang, namun yang terpasti momen itu akan mengantarkan kita pada suatu perubahan.

By Cath Halim
16 March 2019