Self Work & Money

Melatih Produktivitas Diri

Beberapa di antara kita mungkin sekarang sedang membaca artikel ini di rumah. Sembari rehat sejenak dari tugas atau pekerjaan yang harusnya diselesaikan hari ini atau mungkin perlu diserahkan dalam beberapa jam ke depan. Menjaga produktivitas kini bisa jadi tantangan yang tersembunyi kala kita menikmati bekerja sambil menggunakan pakaian rumah ternyaman kita. Mari kita mulai dengan membahas, sebenarnya apa itu produktivitas? Secara umum, produktivitas dapat dimaknai sebagai kemampuan sebuah perusahaan, kelompok, atau individu untuk bekerja dengan efisien dalam kurun waktu tertentu. 

Mari kita mulai dengan membahas, sebenarnya apa itu produktivitas? Secara umum, produktivitas dapat dimaknai sebagai kemampuan sebuah perusahaan, kelompok, atau individu untuk bekerja dengan efisien dalam kurun waktu tertentu. 

Banyak faktor yang dapat memengaruhi produktivitas kita, mulai dari motivasi, target individu, latar belakang pendidikan, hingga bisa juga bagaimana pola asuh orang tua selama ini. Kemampuan seseorang untuk bisa mengoptimalkan waktu yang ia punya berbeda-beda, tapi hal ini juga tentu bisa dilatih. Pertanyaan berikutnya apakah multitasking sama dengan produktif? Jawabanya belum tentu. Di era yang serba instan dan cepat ini, sepertinya kita jarang sekali bisa fokus hanya pada satu layar saja. Dalam kurun waktu satu jam saja, kita bisa berpindah dari satu layar ke layar yang lain dengan begitu cepat tanpa kita sadari. Terasa natural tapi belum tentu bermanfaat. Jangan-jangan kita hanya sibuk tapi tidak produktif.

Guna mempertahankan tingkat produktivitas yang dimiliki ada banyak tantangan yang harus kita hadapi sebagai individu. Pertama adalah kemampuan otak kita untuk berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Kamu mungkin pernah merasa kewalahan saat bekerja, bahkan meskipun jari-jari kita sudah mulai bergerak di keyboar terkadang pikiran kita masih tersangkut pada pekerjaan sebelumnya. Tapi tenang, kalau kamu pernah merasa demikian, itu wajar. 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Departemen Psikologi, Northern Illinois University, pada tahun 2012 menghasilkan kesimpulan bahwa optimalisasi pengerjaan tugas seorang individu tidak berhubungan dengan kesadaran atau kontrol diri, melainkan lebih mengarah pada pengalaman dan kemampuan kerja. Maka, sebenarnya menjadi lebih produktif bisa dilatih seiring dengan berjalannya waktu. Kadang kala ketika kita baru memulai karir atau mungkin baru berpindah lingkungan kerja, bisa saja kita merasa belum bekerja dengan baik, tapi bukan berarti hal ini tidak bisa diperbaiki.

Maka, sebenarnya menjadi lebih produktif bisa dilatih seiring dengan berjalannya waktu. Kadang kala ketika kita baru memulai karir atau mungkin baru berpindah lingkungan kerja, bisa saja kita merasa belum bekerja dengan baik, tapi bukan berarti hal ini tidak bisa diperbaiki.

Ketika membahas produktivitas, bukan berarti juga kita harus terus produktif 24/7. Kita juga masih manusia yang bisa hilang fokus, kelelahan, atau mood yang entah mengapa hancur di saat yang tak terduga. Tidak masalah untuk mengambil mundur sejenak dan mengambil napas. Sebagai manusia, kita akan terus belajar, selama apa pun waktu yang kita habiskan untuk menyesuaikan diri, pada dasarnya kegiatan satu ini memang tidak akan berhenti. Hingga kita akan selalu berusaha untuk belajar mencari cara paling efektif dalam mengoptimalkan diri. Tapi cara yang kita pikir sudah ditemukan sekalipun tidak akan berlaku selamanya. Jadi jangan takut untuk mnecoba pola baru atau suasana baru untuk mencari cara agar kita bisa lebih produktif terutama ketika bekerja dari rumah.

Ketika membahas produktivitas, bukan berarti juga kita harus terus produktif 24/7. Kita juga masih manusia yang bisa hilang fokus, kelelahan, atau mood yang entah mengapa hancur di saat yang tak terduga. Tidak masalah untuk mengambil mundur sejenak dan mengambil napas. Sebagai manusia, kita akan terus belajar, selama apa pun waktu yang kita habiskan untuk menyesuaikan diri, pada dasarnya kegiatan satu ini memang tidak akan berhenti.

 

 

Referensi:

Barber, L. K., Grawitch, M. J., & Munz, D. C. (2012). Disengaging From a Task. Journal of Individual Differences.

Related Articles

Card image
Self
Perbedaan dalam Kecantikan

Perempuan dan kecantikan adalah dua hal yang tidak akan pernah terpisahkan. Cantik kini bisa ditafsirkan dengan beragam cara, setiap orang bebas memiliki makna cantik yang berbeda-beda sesuai dengan hatinya. Berbeda justru jadi kekuatan terbesar kecantikan khas Indonesia yang seharusnya kita rayakan bersama.

By Greatmind x BeautyFest Asia 2024
01 June 2024
Card image
Self
Usaha Menciptakan Ruang Dengar Tanpa Batas

Aku terlahir dalam kondisi daun telinga kanan yang tidak sempurna. Semenjak aku tahu bahwa kelainan itu dinamai Microtia, aku tergerak untuk memberi penghiburan untuk orang-orang yang punya kasus lebih berat daripada aku, yaitu komunitas tuli. Hal ini aku lakukan berbarengan dengan niatku untuk membuat proyek sosial belalui bernyanyi di tahun ini.

By Idgitaf
19 May 2024
Card image
Self
Perjalanan Pendewasaan Melalui Musik

Menjalani pekerjaan yang berawal dari hobi memang bisa saja menantang. Menurutku, musik adalah salah satu medium yang mengajarkanku untuk menjadi lebih dewasa. Terutama, dari kompetisi aku belajar untuk mencari jalan keluar baru saat menemukan tantangan dalam hidup. Kecewa mungkin saja kita temui, tetapi selalu ada opsi jalan keluar kalau kita benar-benar berusaha berpikir dengan lebih jernih.

By Atya Faudina
11 May 2024