Self Lifehacks

20/21: Siapa Yang Paling Kamu Cintai?

Tahun ini adalah tahun yang spesial, menjelang pergantian tahun GREATMIND bertanya 20 pertanyaan kepada 21 kontributor.

Greatmind: Siapa yang paling kamu cintai?

Soraya Cassandra: semuanya, keluarga, anak, sahabat, anjingku, semua di sayang. Nggak ada yang paling.

Inez Kristanti: my family, my best friend, my closest one.

Asmara Abigail: myself.

Petra Sihombing: istri dan anak gue.

Hannah Al Rasyid: I love my niece so much yang di Jakarta.

Louise Monique: banyak banget yang gue sayang, keluarga dan suami gue.

Marvin Sulistyo: my parents.

Ify Alyssa: Ibu.

Omara Esteghlal: my sister and my parents.

Sivia Azizah: myself, my family, myself.

Galabby: nomor 1 orang tua, lalu adik-adik dan abang-abang aku, dan suami aku.

Adam Abednego: selalu bingung kalau ditanya ini, mungkin I guess right now am trying to love myself.

Andini Effendi: orang tua.

Dimas Danang: myself.

Rhaka Ghanisatria: istri, keluarga, diri sendiri.

Abenk Alter: istri dan anak lah. Eh nggak deh, diri gue sendiri.

Kelly Tandiono: my family dan teman-teman yang deket. Kan nggak mungkin diri sendiri even though you need to love yourself.

Trivet Sembel: gue pengen bilang diri sendiri cuma gue gak bisa karena belum 100% mencintai diri sendiri.

Dhira Narayana: Tuhan lah, baru yang lain.

Andra Alodita: aku! sama suami, anak, dan keluargaku.

Kenny Santana: harusnya diri sendiri gak sih?

Mencintai adalah salah satu keistimewaan yang kita miliki sebagai manusia, makhluk paling sempurna yang diciptakan Tuhan. Mencintai dan dicintai menjadi sebuah kebutuhan dan kewajiban untuk kita bertahan hidup. Tanpanya, kita hanyalah seonggok daging yang bergerak. Memang, terkadang kata cinta sulit terucap karena tanggung jawab yang begitu besar tersemat di dalamnya. Ketika mencintai seseorang, kita seakan memiliki tugas untuk menjaga rasa itu. Tentu ini akan terasa berat sebab roda kehidupan tak selalu menyenangkan. Hubungan kita dengan seseorang atau bahkan dengan diri sendiri tak selalu menyenangkan. Suatu waktu rasa cinta bisa terselimuti oleh kabut kekecewaan atau kemarahan yang memunculkan rasa sakit. Akan tetapi di waktu yang sama, rasa cinta sebenarnya juga bisa mengobati segalanya jika kita mau mendengarkan suara hati terdalam. Jadi selama masih ada ada waktu untuk mengungkapkan dan menunjukkan rasa cinta pada orang lain juga diri sendiri, lakukanlah.





 

Related Articles

Card image
Self
On Marissa's Mind: Stoikisme, Filosofi Anti Cemas (Bagian 2)

Stoikisme adalah kerangka berpikir dalam hidup yang sangat berguna terutama ketika menghadapi situasi yang sangat menantang atau stress, kecemasan atau amarah. Stoikisme membantu kita tetap tenang sehingga mampu berpikir jernih, mengambil keputusan terbaik dan menghindari stress. 

By Marissa Anita
08 May 2021
Card image
Self
Passion Untuk Merasa Lebih Hidup

Bayangkan jika hidup ini dilalui begitu saja tanpa tahu apa motivasi menjalaninya. Hidup bisa terasa hambar jika kita tak tahu apa yang benar-benar disukai atau diinginkan, tanpa ada hal-hal yang mendorong untuk terus semangat dan maju. Kita butuh passion untuk merasa hidup. Untuk memiliki tujuan dalam menjalani keseharian sehingga kita bisa merasa terdorong untuk sampai di sana.

By Radhini
08 May 2021
Card image
Self
Memilih Dengan Tujuan

Buatku, memiliki passion amatlah penting. Passion bisa mengarahkan tujuan hidup kita. Aku sendiri bisa dibilang mengejar tujuanku dengan passion. Aku berupaya mencapai tujuan hidup dengan apa yang disenangi. Rasanya kalau tidak ada passion, aku tidak tahu akan ke mana arah hidup ini karena ia adalah salah satu hal yang memberikan kesenangan dalam melakukan sesuatu.

By Ankatama
08 May 2021