Self Work & Money

Tujuan dalam Karir

Saya mengawali karir bahkan sebelum resmi lulus kuliah. Pekerjaan pertama saya adalah seorang karyawan perusahaan swasta yang saya jalani sembari menyelesaikan skripsi. Saat menjalankan pekerjaan pertama, saya tidak mementingkan berapa penghasilan yang diterima, fokus saya adalah untuk belajar, menambah pengalaman, dan mengenal lebih banyak orang. Mengenal lebih banyak orang dalam konteks bekerja tidak hanya mengenal sesama rekan kerja tetapi juga bos, konsumen, dan seluruh orang yang terlibat di dalamnya. Bagi saya mengenal banyak karakter manusia itu sangat penting, sehingga kita dapat berkomunikasi dan berkoordinasi dengan lebih baik.

Mengenal lebih banyak orang dalam konteks bekerja tidak hanya mengenal sesama rekan kerja tetapi juga bos, konsumen, dan seluruh orang yang terlibat di dalamnya. Bagi saya mengenal banyak karakter manusia itu sangat penting, sehingga kita dapat berkomunikasi dan berkoordinasi dengan lebih baik.

Waktu awal bekerja saya sama sekali tidak mempermasalahkan tekanan pekerjaan, namanya juga masih baru belajar. Saya menjalani lembur dengan perasaan suka cita. Ketika akhirnya saya lulus kuliah, saya masih lanjut bekerja di perusahaan yang sama. Gajinya terbilang cukup besar pada masanya, kemudian sekitar dua tahun setelahnya saya menikah. Beberapa tahun setelah lulus kuliah saya sempat kembali kumpul bersama teman-teman sebaya, ketika mereka bercerita mengenai pekerjaan mereka yang mendapatkan pelatihan di sana-sini. Saya pun kemudian mulai berpikir untuk mencari pekerjaan lain.

Saya mencoba melamar ke tiga perusahaan, tapi perusahaan pertama yang menerima saya adalah Bank Dagang Negara (BDN). Saya sebenarnya lulusan Teknik Industri namun entah mengapa saya selalu ingin bekerja di sektor yang bertemu dengan banyak orang. Saya merasa bank adalah sektor yang cocok dengan tujuan saya. Berhubungan dengan beragam sektor lainnya sehingga saya mendapat kesempatan untuk bertemu dengan berbagai karakter manusia yang berbeda-beda. Kebetulan Ayah saya juga mantan direktur di sana, saya baru mengerti kemudian mengapa bekerja di bank ternyata butuh referensi. Mungkin sebagian akan menganggap ini KKN. Sebenarnya referensi ini menjadi penting karena kalau ada karyawan yang bermasalah, bisa dilacak sumber referensinya dari siapa.

Berbicara soal gaji, sebenarnya pendapatan saya di bank ini hanya sepertiga dari gaji saya di perusahaan sebelumnya. Dengan kondisi saya yang sudah berkeluarga bahkan punya anak, secara gaji saya dianggap masih lajang. Tapi karena saya merasa ini adalah bidang pekerjaan yang sejalan dengan tujuan saya, maka saya bertekad untuk bisa bertahan walau pendapatan menurun drastis. Salah satu alasan saya untuk pindah kerja karena di perusahaan sebelumnya tidak pernah mendapat kesempatan untuk training. Saya selalu bercita-cita untuk S2, saya tidak ingin hanya fokus pada gaji tapi saya juga ingin pengetahuan saya bertambah. Setelah bekerja selama dua tahun di bank, ternyata ada program untuk sekolah ke Amerika, wah, itu kesempatan yang sangat luar biasa untuk saya.

Menurut saya ada tiga hal yang menjadi kunci utama dalam bekerja. Pertama adalah pola pikir. Entah kita masih muda atau sudah senior kita harus bisa memahami peran kita dalam organisasi. Apa peran, tujuan, dan kontribusi kita dalam lingkup pekerjaan. Kedua, kita harus bisa menjadi center of influence. Menjadi pribadi yang bisa menyinari lingkungan. Membuat kehadiran kita di lingkungan pekerjaan menjadi kehadiran yang membahagiakan. Selalu memberikan yang terbaik semampu kita kapanpun, dimanapun kita bekerja. Ketiga, jujur. Semua orang bisa pintar tapi kejujuran tidak ada sekolahnya. Kejujuran didapatkan dari rumah, hasil bimbingan dari orang tua dan keluarga.

Ketika memilih pekerjaan pertama mungkin banyak yang berkata harus sesuai passion dan menurut saya itu sah. Setiap orang memiliki minatnya masing-masing, setiap individu berhak memilih bidang pekerjaan yang mereka inginkan. Memilih pekerjaan karena bos yang menurut saya keliru. Kalau ternyata atasan kita tidak sesuai harapan, nanti kita bisa depresi sendiri. Kalaupun mendapat bos yang tidak sesuai harapan, anggap itu menjadi kesempatan bagi kita untuk belajar. Belajar untuk tetap mengerjakan yang terbaik dalam keadaan apapun. Organisasi dalam pekerjaan selalu berubah, pikirkan ini sebagai kesempatan bagi kita untuk bisa mengenal lebih banyak karakter manusia.

Kalaupun mendapat bos yang tidak sesuai harapan, anggap itu menjadi kesempatan bagi kita untuk belajar. Belajar untuk tetap mengerjakan yang terbaik dalam keadaan apapun. Organisasi dalam pekerjaan selalu berubah, pikirkan ini sebagai kesempatan bagi kita untuk bisa mengenal lebih banyak karakter manusia.

Berdasarkan pengalaman 37 tahun saya bekerja. Bagi anak-anak muda yang baru merintis karir, ingat kembali apa tujuan kita bekerja. Ada baiknya untuk tidak menjadikan kaya dalam waktu singkat sebagai tujuan. Karena hal ini bisa saja mengarahkan kita untuk melakukan segala cara dalam mencapai hal tersebut. Yang sangat mahal adalah proses dimana kita mendewasakan diri, mendalami, menikmati, sampai menguasai pekerjaan kita, itu adalah hal yang harus kita lakukan. Untuk anak muda, yang masih gamang apakah karir yang dipilih sudah benar, mungkin juga bisa mempertimbangkan konselor. Baik konselor dari kantor maupun dari luar agar tidak salah mengambil tindakan.

Berdasarkan pengalaman 37 tahun saya bekerja. Bagi anak-anak muda yang baru merintis karir, ingat kembali apa tujuan kita bekerja. Ada baiknya untuk tidak menjadikan kaya dalam waktu singkat sebagai tujuan. Karena hal ini bisa saja mengarahkan kita untuk melakukan segala cara dalam mencapai hal tersebut. Yang sangat mahal adalah proses dimana kita mendewasakan diri, mendalami, menikmati, sampai menguasai pekerjaan kita.

Kesuksesan menurut saya dapat dicapai dengan dua hal yaitu komunikasi dan koordinasi. Banyak masalah di kantor muncul karena faktor ego, banyak yang tidak mau mengalah dan tidak bersedia untuk saling mendengarkan. Kunci sukses bagi semua organisasi adalah komunikasi yang baik, santun, dan mau mendengarkan orang lain. 

 

Related Articles

Card image
Self
Perbedaan dalam Kecantikan

Perempuan dan kecantikan adalah dua hal yang tidak akan pernah terpisahkan. Cantik kini bisa ditafsirkan dengan beragam cara, setiap orang bebas memiliki makna cantik yang berbeda-beda sesuai dengan hatinya. Berbeda justru jadi kekuatan terbesar kecantikan khas Indonesia yang seharusnya kita rayakan bersama.

By Greatmind x BeautyFest Asia 2024
01 June 2024
Card image
Self
Usaha Menciptakan Ruang Dengar Tanpa Batas

Aku terlahir dalam kondisi daun telinga kanan yang tidak sempurna. Semenjak aku tahu bahwa kelainan itu dinamai Microtia, aku tergerak untuk memberi penghiburan untuk orang-orang yang punya kasus lebih berat daripada aku, yaitu komunitas tuli. Hal ini aku lakukan berbarengan dengan niatku untuk membuat proyek sosial belalui bernyanyi di tahun ini.

By Idgitaf
19 May 2024
Card image
Self
Perjalanan Pendewasaan Melalui Musik

Menjalani pekerjaan yang berawal dari hobi memang bisa saja menantang. Menurutku, musik adalah salah satu medium yang mengajarkanku untuk menjadi lebih dewasa. Terutama, dari kompetisi aku belajar untuk mencari jalan keluar baru saat menemukan tantangan dalam hidup. Kecewa mungkin saja kita temui, tetapi selalu ada opsi jalan keluar kalau kita benar-benar berusaha berpikir dengan lebih jernih.

By Atya Faudina
11 May 2024