Self Lifehacks

Peran Mentorship Untuk Pendidikan Yang Lebih Baik

Aku menyelesaikan masa SMA di Jawa Timur, tepatnya di SMAN 1 Sidoarjo. Perjalananku di dunia pendidikan kemudian berlanjut di Ritsumeikan University Jepang untuk program sarjana dan Columbia University di Amerika Serikat untuk program magister. Jika melihat kembali pengalaman pembelajaran yang sudah aku lalui, perbedaan yang aku rasakan saat menempuh pendidikan di luar negeri adalah sistem pembelajaran yang lebih dua arah saat di dalam kelas. Ada banyak kesempatan untuk berdiskusi dan membahas tentang contoh kasus mengenai topik yang sedang dipelajari.

Satu hal yang juga memberikan andil positif dalam perjalananku menimba ilmu adalah mentor, baik formal maupun tidak. Pengalaman pertamaku bertemu dengan sosok mentor justru ketika aku magang di sebuah perusahaan di Surabaya. Di tengah situasi pandemi saat itu, aku akhirnya menjalankan program magang di Indonesia. Pada kesempatan tersebut, aku diberi kepercayaan untuk menjalankan sebuah project yang aku laksanakan dengan bimbingan supervisor selama enam bulan. Meski mentorku kala itu memang menjalankan peran dengan title intern supervisor, aku merasa ini adalah pengalaman pertama aku memiliki seorang mentor.

Selain itu, saat kuliah pun ada kakak tingkat yang aku anggap sebagai mentor karena ia bersedia membantuku dan memberikan konsultasi perlihal masalah yang aku hadapi di perkuliahan. Misalnya, tentang kesulitan mempelajari Bahasa Jepang dan juga personalan-persoalan lainnya. Mentor dalam pendidikan sebenarnya bisa mulai kita cari dari orang-orang terdekat yang kita kenal, misalnya teman satu kelas, satu organisasi, atau alumni dari almamater yang sama. Informasi tentang mentoring dalam dunia pendidikan juga bisa didapatkan dari berbagai sumber, temasuk internet. Sudah ada banyak program mentoring yang bisa kamu temui di media sosial.

Program mentoring pada dasarnya membantu kita untuk mendapatkan insight perihal tantangan yang kita hadapi di dunia pendidikan dari individu yang sudah pernah mengalami hal serupa sebelumnya. Sekaligus juga menjadi support system yang dapat dipercaya. Mentor biasanya akan menjadi sosok yang supportif dengan mimpi-mimpi besar yang kita miliki, hal ini tentu akan membantu membentuk rasa percaya diri dan meningkatkan kemungkinan kita untuk berhasil mencapai target dalam menempuh pendidikan.

Program mentoring pada dasarnya membantu kita untuk mendapatkan insight perihal tantangan yang kita hadapi di dunia pendidikan dari individu yang sudah pernah mengalami hal serupa sebelumnya.

Kini, aku juga berperan sebagai mentor bagi mentee yang juga mungkin tertarik untuk masuk ke universitas di luar negeri. Menurutku, komunikasi menjadi aspek yang penting dalam sistem mentorship. Sayang sekali kalau kesempatan ini disia-siakan dan kemudian hilang tanpa kabar, padahal mentor kita sudah bersedia meluangkan waktu untuk berkonsultasi perihal tantangan atau kegelisahan yang dihadapi.

Jika melihat dunia pendidikan Indonesia yang sudah ada saat ini, peran guru Bimbingan Konseling (BK) mungkin dapat lebih dioptimalkan. Sederhananya, guru BK harus lebih approachable, karena tidak semua orang berani untuk berinisiatif menanyakan kegelisahannya pada guru BK. Juga, tetap mencari informasi terkini terkait dunia pendidikan agar saran yang diberikan tetap relevan dengan zaman.

Jika melihat dunia pendidikan Indonesia yang sudah ada saat ini, peran guru Bimbingan Konseling (BK) mungkin dapat lebih dioptimalkan. Sederhananya, guru BK harus lebih approachable, karena tidak semua orang berani untuk berinisiatif menanyakan kegelisahannya pada guru BK.

Saran lain yang mungkin ingin aku sampaikan adalah membentuk jejaring dengan alumni. Ini tentu akan sangat membantu jika kakak-kakak alumni yang kini sudah sukses dapat terus terhubung dengan adik-adik tingkatnya. Biasanya, dengan latar belakang almamater yang sama, para alumni akan lebih bersedia untuk memberikan bimbingan atau ataupun bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan pada adik-adik tingkat.

Belajar dari pengalaman sulitnya mencari informasi seputar pendidikan ke luar negeri, dengan segala rincian seperti pendaftaran, berkas, hingga mentor untuk proofread esai akhirnya aku memulai platform Shape Yourlife Indonesia. Beruntung aku cukup gigih untuk menemukan semua informasi yang diperlukan, meski begitu aku sadar tidak semua orang memiliki kegigihan yang sama. Akhirnya kami membuat program mentorship tahunan untuk membimbing anak-anak SMA di Indonesia, khususnya teman-teman di pelosok negeri agar tetap bisa menggapai mimpi yang sama. Semua program mentorship kami berikan gratis, tanpa biaya.

Aku hanya ingin berpesan agar teman-teman jangan takut untuk bermimpi besar hanya karena latar belakang kalian dianggap tidak sebaik anak-anak yang tumbuh di kota besar. Kita memang tidak bisa memilih latar belakang seperti apa saat kita dilahirkan, tapi dengan semangat juang yang gigih, selalu ada kesempatan untuk mengubah nasib dan mendapatkan pendidikan serta masa depan yang lebih baik.  

Kita memang tidak bisa memilih latar belakang seperti apa saat kita dilahirkan, tapi dengan semangat juang yang gigih, selalu ada kesempatan untuk mengubah nasib dan mendapatkan pendidikan serta masa depan yang lebih baik.  

Related Articles

Card image
Self
Usaha Menciptakan Ruang Dengar Tanpa Batas

Aku terlahir dalam kondisi daun telinga kanan yang tidak sempurna. Semenjak aku tahu bahwa kelainan itu dinamai Microtia, aku tergerak untuk memberi penghiburan untuk orang-orang yang punya kasus lebih berat daripada aku, yaitu komunitas tuli. Hal ini aku lakukan berbarengan dengan niatku untuk membuat proyek sosial belalui bernyanyi di tahun ini.

By Idgitaf
19 May 2024
Card image
Self
Perjalanan Pendewasaan Melalui Musik

Menjalani pekerjaan yang berawal dari hobi memang bisa saja menantang. Menurutku, musik adalah salah satu medium yang mengajarkanku untuk menjadi lebih dewasa. Terutama, dari kompetisi aku belajar untuk mencari jalan keluar baru saat menemukan tantangan dalam hidup. Kecewa mungkin saja kita temui, tetapi selalu ada opsi jalan keluar kalau kita benar-benar berusaha berpikir dengan lebih jernih.

By Atya Faudina
11 May 2024
Card image
Self
Melihat Dunia Seni dari Lensa Kamera

Berawal dari sebuah hobi, akhirnya fotografi menjadi salah satu jalan karir saya hingga hari ini. Di tahun 1997 saya pernah bekerja di majalah Foto Media, sayang sekali sekarang majalah tersebut sudah berhenti terbit. Setelahnya saya juga masih bekerja di bidang fotografi, termasuk bekerja sebagai tukang cuci cetak foto hitam putih. Sampai akhirnya mulai motret sendiri sampai sekarang.

By Davy Linggar
04 May 2024