Self Planet & People

Menjaga Kecantikan Diri dan Alam

Memulai bisnis di bidang kecantikan bersama BASE di tahun 2019, kami merupakan brand kecantikan vegan dan clean di Indonesia. Mulai beroperasi dan menghadirkan produk sejak Januari 2020, bisa dikatakan kami sebenarnya tergolong masih muda jika dibandingkan brand kecantikan lokal lain. Misi kami selah satunya adalah untuk memperjuangkan keragaman dan inklusivitas. Kami percaya bahwa setiap orang berhak memiliki akses ke produk kecantikan yang etis dan berkualitas tinggi.

Kalau kita berbicara soal sustainability terutama dalam aspek limbah, beberapa penelitian menyatakan bahwa industri kecantikan menjadi salah satu penyumbang sampah darat dan laut terbesar di dunia. Di Indonesia, sebagai negara besar dari sisi luas daerah dan jumlah penduduk, saya merasa bahwa khususnya dalam menjalankan bisnis di bidang kecantikan kami harus memiliki kebijaksanaan dalam hal produksi limbah yang dihasilkan. Baik dari sisi kemasan produk maupun proses produksi. Maka saya berusaha memastikan proses dari hulu ke hilir bisa lebih ramah lingkungan dan sustainable.

Kalau kita berbicara soal sustainability terutama dalam aspek limbah, beberapa penelitian menyatakan bahwa industri kecantikan menjadi salah satu penyumbang sampah darat dan laut terbesar di dunia.

Ketika pemilihan bahan baku produksi, kami juga selalu menggunakan bahan baku yang sudah tersertifikasi oleh ecocert dan cosmos, agar kita yakin bahwa lahan yang digunakan bukan lahan yang justu merusak lingkungan sekitar. Kami juga bekerja sama dengan pihak ketiga yang kita seleksi dengan ketat, berdasarkan kriteria yang biasa diaplikasikan oleh negara-negara di Uni Eropa dan Amerika Serikat. Diantaranya sudah tersertifikasi GME, kita ingin memastikan bahwa cara pengolahan limbah yang dilakukan sudah sesuai dengan produk yang paling tinggi.

Tentu, limbah juga masih mungkin terproduksi saan produk kami sampai di tangan konsumen, misalnya kemasan produk. Maka, kami sangat berusaha mengurangi penggunaan plastik tapi jika harus menggunakan plastik kita akan tetap menggunakan bahan yang lebih sustainable. Memiliki kesadaran akan produksi limbah yang dihasilkan dalam industri ini pada lingkungan, kami berusaha memulai langkah kecil dari sekarang. Dari awal kami menjadikan praktik bisnis berkelanjutan sebagai DNA perusahaan ini.

Tantangan terbesar yang dihadapi dalam upaya ini memang ada pada tahap sourcing. Dari sudut pandang bisnis mungkin kita bisa mendapatkan margin harga yang lebih baik kalau menggunakan kemasan dari plastik, tapi kesadaran akan dampak yang dihasilkan bagi lingkungan menjadi beban moral bagi kami. Terkadang kami juga harus membuka opsi bahan baku lain dengan pertimbangan limbah yang dihasilkan selama produksi berlangsung. Proses produksi yang ramah lingkungan juga dilakukan mulai dari mengurangi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca.

BASE sendiri punya tujuan untuk menjadi perusahaan yang mendapatkan B Corp certification dan menjadi net zero emission carbon company. Kami juga sadar, semakin besar skala bisnis yang dijalankan maka sumbahan emisi karbon yang timbul juga akan semakin tinggi. Maka, kami harus mulai langkah kecil dari sekarang. Salah satu implementasinya adalah program BASE Green Collective yang kita lakukan bareng sama Jejakin.

Kami bekerja sama dengan Jejakin karena mereka bisa memberikan perhitungan pasti akan emisi karbon yang dihasilkan dan dikurangi yang bisa diintergasikan dengan website kami. Jejakin sendiri menjadi berbeda karena mereka memiliki program penanaman yang bekerja sama dengan komunitas masyarakat sekitar. Jadi secara tidak langsung kita juga memberdayakan wilayah yang akan kita tanami, kalau kemarin kami menggunakan pohon nangka. Ini juga akan menjadi program jangka panjang, jadi setiap produk yang dibeli oleh konsumen pada dasarnya turut membantu mengurangi gas emisi karbon karena dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk menanam pohon yang lebih banyak.

Pola hidup berkelanjutan tentu memang harus dilakukan bersama-sama, dari sudut pandang pelaku bisnis kecantikan, tentu saya akan sangat senang jika ada lebih banyak brand yang sadar akan isu ini. Bisa mulai dari pemilihan bahan baku yang lebih sustainable.

Pola hidup berkelanjutan tentu memang harus dilakukan bersama-sama, dari sudut pandang pelaku bisnis kecantikan, tentu saya akan sangat senang jika ada lebih banyak brand yang sadar akan isu ini.

Dari sisi konsumen, saya senang sekali melihat antusiasme konsumen yang tertarik untuk mengolah kembali kemasan produk yang sudah habis digunakan. Sayangnya di beberapa daerah masih belum ada fasilitas yang memadai untuk mengolah kembali sampah produk yang sudah habis digunakan.

Perlu ada perbaikan sistem pengolahan sampah yang lebih baik agar bisa membantu menjaga kelestarian lingkungan.

Related Articles

Card image
Self
Perbedaan dalam Kecantikan

Perempuan dan kecantikan adalah dua hal yang tidak akan pernah terpisahkan. Cantik kini bisa ditafsirkan dengan beragam cara, setiap orang bebas memiliki makna cantik yang berbeda-beda sesuai dengan hatinya. Berbeda justru jadi kekuatan terbesar kecantikan khas Indonesia yang seharusnya kita rayakan bersama.

By Greatmind x BeautyFest Asia 2024
01 June 2024
Card image
Self
Usaha Menciptakan Ruang Dengar Tanpa Batas

Aku terlahir dalam kondisi daun telinga kanan yang tidak sempurna. Semenjak aku tahu bahwa kelainan itu dinamai Microtia, aku tergerak untuk memberi penghiburan untuk orang-orang yang punya kasus lebih berat daripada aku, yaitu komunitas tuli. Hal ini aku lakukan berbarengan dengan niatku untuk membuat proyek sosial belalui bernyanyi di tahun ini.

By Idgitaf
19 May 2024
Card image
Self
Perjalanan Pendewasaan Melalui Musik

Menjalani pekerjaan yang berawal dari hobi memang bisa saja menantang. Menurutku, musik adalah salah satu medium yang mengajarkanku untuk menjadi lebih dewasa. Terutama, dari kompetisi aku belajar untuk mencari jalan keluar baru saat menemukan tantangan dalam hidup. Kecewa mungkin saja kita temui, tetapi selalu ada opsi jalan keluar kalau kita benar-benar berusaha berpikir dengan lebih jernih.

By Atya Faudina
11 May 2024