Self Lifehacks

Menggambarkan Gagasan

Lima tahun lalu aku mengambil sebuah keputusan yang cukup besar yakni untuk pindah dan berkarir di Singapura sebagai seorang product designer. Sesaat setelah pindah di tahun 2017, pertemuan dengan banyak orang dari berbagai negara membuatku sadar bahwa ternyata kegelisahan kita semua sebenarnya hampir sama. Tentang apa itu passion? Apa sebenarnya cita-cita itu? Atau bagaimana cara untuk bisa keluar dari pekerjaan 9 to 5?

Masalah dan kebimbangan akan passion, cita-cita, dan tujuan hidup ternyata bisa dirasakan oleh siapapun terlepas dari mana kita berasal. Setiap pertanyaan dan ide-ide yang muncul di kepala tentang hidup ini aku kumpulkan satu per satu di dalam catatan ponsel sejak tahun 2019.

Memasuki tahun 2020, kita semua tentu masih ingat dengan situasi yang kita hadapi kala itu. Berawal dari banyaknya waktu luang yang aku miliki di rumah, akhirnya aku memutuskan untuk menuliskan ide dan keresahan yang telah terkumpul sejak beberapa tahun lalu dalam sebuah tulisan di blog bernama “The Tiny Wisdom”. Hingga akhirnya kemudian tulisan-tulisan tersebut  aku ceritakan pula melalui medium gambar di media sosial. 

Ada dua alasan dari pemilihan nama “The Tiny Wisdom”. Pertama, tentu harus mudah diingat. Kedua, nama tersebut harus bisa digunakan di berbagai platform media sosial seperti Twitter dan Instagram. Nama The Tiny Wisdom sendiri aku rasa dapat menggambarkan dengan baik tujuan awalku dalam menulis dan membagikan pengalaman atau pemikiranku, aku tidak ingin orang salah kaprah dan menganggap aku sangat pintar atau bijaksana. Aku juga bukan seorang psikolog atau psikiater profesional, The Tiny Wisdom hanyalah sedikit pengalaman yang ingin aku bagikan dari setiap pembelajaran dan percakapan yang aku temui sehari-hari.

Sumber ide dan inspirasiku dalam menulis juga sangat beragam. Mulai dari percakapan dengan orang sekitar, lirik lagu, buku bacaan, atau juga pengalaman pribadi. Biasanya aku menuliskan ide-ide tersebut dan berusaha mencari akar masalahnya, bila memungkinkan aku juga mencoba untuk menemukan cara penyelesaian masalah ini yang kemudian aku bagikan dalam bentuk tulisan dan gambar.

Saat membagikan ide atau pendapat kita di ranah publik, tentu saja orang bisa dengan bebas memberikan pendapat mereka. Sangat wajar jika ada beragam pendapat yang berbeda, bisa suka maupun tidak. Biasanya aku cenderung tidak menanggapi komentar negatif berlebihan di internet, kecuali memang mereka ingin berdiskusi tentang cara pandang mereka yang mungkin saja berbeda. Kalau memang bersedia untuk berdiskusi dengan tenang, kadang aku juga bisa menemukan hal baru dari cara pandang orang yang mungkin belum pernah aku temui. 

Untuk bisa konsisten dalam membuat sesuatu dalam waktu yang panjang tentu kadang juga bisa terasa menjenuhkan. Biasanya kalau memang merasa jenuh atau tidak ada ide, aku akan mengambil waktu untuk beristirahat. Bulan lalu misalnya, aku memang mengambil waktu rehat selama sebulan sebelum akhirnya memulai kembali.

Menurutku kita juga perlu istirahat untuk bisa menjadi lebih konsisten. 

Setiap orang akan punya caranya sendiri untuk menjadi lebih disiplin. Caraku adalah dengan membagi tujuan dalam jangka panjang dan juga jangka pendek. Misalnya, sekarang tujuanku adalah mencapai 50 ribu followers di Instagram, dengan tahu apa tujuan yang ingin dicapai aku akan berpikir bahwa kalau aku berhenti sekarang tujuan tersebut justru akan semakin jauh. 

Bagiku punya target itu bisa menjadi salah satu cara kita untuk memotivasi diri asalkan tujuan tersebut masih masuk akal untuk kita capai dan juga tidak terlalu mudah untuk didapatkan. Punya tujuan jangka panjang dan juga jangka pendek membuatku merasa termotivasi dan kalau memang butuh istirahat aku tetap tahu bahwa langkah selanjutnya yang akan dijalani tidak akan terlalu jauh.

Tujuan awalku dalam membuat The Tiny Wisdom adalah untuk menceritakan sedikit pengalaman dan pembelajaran yang aku dapatkan dari berbagai sumber. Melalui ini aku berharap teman-teman yang membaca bisa mendapatkan sesuatu sehingga tidak terlalu merasa hilang arah atau putus asa. Tulisan ini juga aku buat sebagai pengingat untuk diriku sendiri sehingga kalau suatu saat aku merasa kehilangan motivasi aku bisa membaca kembali apa yang telah aku bagikan. Di tahun depan kalau semuanya lancar aku juga akan membagikan cerita The Tiny Wisdom dalam format buku.

Untuk siapa pun yang merasa tidak punya tempat cerita yang bisa memahami kita, aku berharap konten ini juga bisa menjadi kawan bagi kita. Aku ingin The Tiny Wisdom bisa memberikan sedikit cerita tentang kehidupan yang tidak terlalu omong kosong tetapi juga tidak terlalu jahat.

Hidup memang kadang tidak adil dan penuh perjuangan, tapi kita tetap berhak beristirahat saat lelah. Bukan untuk bermalas-malasan tapi untuk bisa terus menjalani hidup yang penuh dengan tantangan.

Related Articles

Card image
Self
Perbedaan dalam Kecantikan

Perempuan dan kecantikan adalah dua hal yang tidak akan pernah terpisahkan. Cantik kini bisa ditafsirkan dengan beragam cara, setiap orang bebas memiliki makna cantik yang berbeda-beda sesuai dengan hatinya. Berbeda justru jadi kekuatan terbesar kecantikan khas Indonesia yang seharusnya kita rayakan bersama.

By Greatmind x BeautyFest Asia 2024
01 June 2024
Card image
Self
Usaha Menciptakan Ruang Dengar Tanpa Batas

Aku terlahir dalam kondisi daun telinga kanan yang tidak sempurna. Semenjak aku tahu bahwa kelainan itu dinamai Microtia, aku tergerak untuk memberi penghiburan untuk orang-orang yang punya kasus lebih berat daripada aku, yaitu komunitas tuli. Hal ini aku lakukan berbarengan dengan niatku untuk membuat proyek sosial belalui bernyanyi di tahun ini.

By Idgitaf
19 May 2024
Card image
Self
Perjalanan Pendewasaan Melalui Musik

Menjalani pekerjaan yang berawal dari hobi memang bisa saja menantang. Menurutku, musik adalah salah satu medium yang mengajarkanku untuk menjadi lebih dewasa. Terutama, dari kompetisi aku belajar untuk mencari jalan keluar baru saat menemukan tantangan dalam hidup. Kecewa mungkin saja kita temui, tetapi selalu ada opsi jalan keluar kalau kita benar-benar berusaha berpikir dengan lebih jernih.

By Atya Faudina
11 May 2024