Self Love & Relationship

Menerima Perpisahan

Bagiku manusia pasti akan selalu berubah. Di usiaku sekarang, aku juga sedang merasakan proses pendewasaan dari masa remaja memasuki usia dewasa. Tentu banyak perubahan yang terjadi, termasuk caraku dalam mengambil keputusan. Dulu saat masih remaja, aku mungkin sering memaksakan segala sesuatu untuk berjalan sesuai dengan keinginan. Seiring bertambahnya usia aku belajar bahwa ada banyak hal di dunia ini yang memang tidak bisa aku kendalikan. Sekarang aku mencoba untuk membiasakan diri melakukan yang terbaik dan sisanya nanti aku yakin apapun yang terjadi pasti ada alasan dibaliknya.

Saat masih duduk di bangku SMA aku pernah merasa bahwa kita sama sekali tidak bisa hidup tanpa orang lain, hingga sangat bergantung pada orang-orang disekeliling. Dulu aku berusaha sedemikian rupa agar aku selalu dikelilingi oleh banyak orang tanpa bisa memilih mana yang sebenarnya cocok denganku. Kalau sekarang, baik di lingkup pertemanan atau percintaan sepertinya sudah mulai lebih dewasa. Aku sudah lebih paham bahwa aku bisa memilih mana yang baik dan cocok dan merelakan orang-orang yang mungkin memang tidak memberi dampak baik dalam hidupku.

Meski begitu, aku juga sadar bahwa orang bisa berubah. Aku pun pernah berada dalam situasi dimana orang terdekatku berubah. Kalau memang berubah menjadi pribadi yang lebih baik tentu aku akan ikut bahagia dan tidak ada masalah aku hal itu. Tapi terkadang kita juga melihat perubahan yang menurut kita terasa seperti kemunduran karakter pada orang-orang terdekat. Sebisa mungkin aku berusaha untuk mengembalikan mereka ke hal yang lebih baik. Jika memang ternyata terlalu sulit dan sudah diluar kendaliku, maka aku belajar untuk merelakan hal tersebut dan mencoba untuk bisa lebih fokus pada diriku sendiri.

Di umurku yang baru menginjak 21 tahun ini saja sudah banyak hal-hal yang perlu perhatianku. Jadi, untuk menjaga kesehatan pikiran terkadang kita tidak perlu memusingkan hal-hal yang memang tidak bisa kita kendalikan.

Perpisahan memang sulit tapi bukan berarti tidak bisa dilalui. Cara terbaik bagiku untuk bisa mengurangi beban pikiran saat menghadapi perpisahan, juga untuk meyakinkan diri bahwa perpisahan ini dilakukan untuk hal yang lebih baik adalah dengan sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan sebelum berpisah. Sekarang kalau aku berhubungan dengan orang lain, baik teman atau sahabat, aku akan melakukan segala sesuatu yang bisa aku usahakan sehingga saat memang harus berpisah aku tidak terbebani karena aku percaya aku sudah mengupayakan yang terbaik. Kalau memang perpisahan adalah pilihan terbaik, maka aku ikhlas.

Lagu terbaruku “Berpisah Lebih Indah” juga sebenarnya menceritakan hal yang relevan dengan isu sosial yang sering terjadi yaitu mengikhlaskan sebuah perpisahan. Pesan lagu ini menurutku sangat jujur karena alih-alih meminta kita untuk bersikap acuh atau menghindar dari rasa sakit saat harus berpisah dengan orang-orang yang pernah penting dalam hidup kita, melalui lagu ini aku ingin menyampaikan bahwa saat berpisah kitapasti sedih dan itu normal. Kamu harus tau kadang saat kita berasa di titik yang hanya bisa pasrah pada keadaan, percayalah bahwa ada jalan cerita yang lebih indah di masa mendatang. Jadi perpisahan juga bisa melahirkan sesuatu yang lebih indah.

Saat banyak hal-hal terjadi di luar kendalimu percayalah bahwa semua ini terjadi untuk sesuatu yang lebih indah dan lebih baik untuk dirimu.

Untuk teman-teman yang sedang mengalami proses perpisahan untuk pertama kalinya, aku paham bahwa momen ini tidak mudah untuk dilewati. Mungkin apapun yang aku atau orang-orang disekelilingmu katakan sekarang tidak bisa kamu dengar karena masih terlalu menyakitkan, tapi kamu harus ingat bahwa kamu tidak sendirian. Aku pun pernah mengalami perlisahan yang berat tapi seiring waktu aku sudah bisa kembali tersenyum.

Salah satu hal terbaik yang terjadi dalam hidupku saat ini adalah perpisahan. Kalau ditanya bagaimana rasanya mengalami perpisahan yang sangat berat kalau itu, sekarang aku mungkin bisa menjawab bahwa kalau bukan karena perpisahan itu hidupku sekarang tidak akan seindah ini.

Related Articles

Card image
Self
Usaha Menciptakan Ruang Dengar Tanpa Batas

Aku terlahir dalam kondisi daun telinga kanan yang tidak sempurna. Semenjak aku tahu bahwa kelainan itu dinamai Microtia, aku tergerak untuk memberi penghiburan untuk orang-orang yang punya kasus lebih berat daripada aku, yaitu komunitas tuli. Hal ini aku lakukan berbarengan dengan niatku untuk membuat proyek sosial belalui bernyanyi di tahun ini.

By Idgitaf
19 May 2024
Card image
Self
Perjalanan Pendewasaan Melalui Musik

Menjalani pekerjaan yang berawal dari hobi memang bisa saja menantang. Menurutku, musik adalah salah satu medium yang mengajarkanku untuk menjadi lebih dewasa. Terutama, dari kompetisi aku belajar untuk mencari jalan keluar baru saat menemukan tantangan dalam hidup. Kecewa mungkin saja kita temui, tetapi selalu ada opsi jalan keluar kalau kita benar-benar berusaha berpikir dengan lebih jernih.

By Atya Faudina
11 May 2024
Card image
Self
Melihat Dunia Seni dari Lensa Kamera

Berawal dari sebuah hobi, akhirnya fotografi menjadi salah satu jalan karir saya hingga hari ini. Di tahun 1997 saya pernah bekerja di majalah Foto Media, sayang sekali sekarang majalah tersebut sudah berhenti terbit. Setelahnya saya juga masih bekerja di bidang fotografi, termasuk bekerja sebagai tukang cuci cetak foto hitam putih. Sampai akhirnya mulai motret sendiri sampai sekarang.

By Davy Linggar
04 May 2024