Self Work & Money

Menantang Diri Menjadi Lebih Baik

Saat bekerja saya sering kali berinteraksi dengan teman-teman yang lebih muda atau yang biasa dikenal dengan generasi Z. Kalau menurut saya, setiap generasi sebenarnya memiliki kekuatan dan kekurangan yang berbeda-beda. Gen Z punya kekuatan di bidang teknologi, karena mereka bertumbuh bersama dengan hal tersebut. Teknologi adalah hal yang terus berubah dan dinamis, sehingga dengan modal yang telah mereka miliki sebenarnya mereka hanya perlu kemauan untuk terus beradaptasi.

Kelebihan yang dimiliki generasi sekarang dalam bidang teknologi juga bisa digunakan sebagai peluang mereka dalam bekerja. Misalnya, dapat membantu mereka agar bisa mengerjakan tugas dengan lebih terorganisir. Sekarang ini sudah banyak software yang bisa membantu mereka untuk meningkatkan efisiensi kerja.

Banyaknya paparan informasi yang bisa diakses tentang cara hidup atau bekera generasi yang sama dari belahan dunia yang lain juga membentuk generasi muda sekarang menjadi generasi yang lebih kompetitif, juga senang menantang diri sendiri untuk bisa lebih baik. Tentu akan selalu ada sisi positif dan negatif dari setiap hal. Perkembangan teknologi juga membuat banyak individu jadi lebih sering membandingkan diri dengan orang lain dengan tujuan untuk bisa lebih baik di masa mendatang. Generasi mudah kini juga sangat peduli dengan perkembangan karir mereka agar bisa segera sukses. 

Banyaknya paparan informasi yang bisa diakses tentang cara hidup atau bekera generasi yang sama dari belahan dunia yang lain juga membentuk generasi muda sekarang menjadi generasi yang lebih kompetitif, juga senang menantang diri sendiri untuk bisa lebih baik.

Di balik kesan serba instan yang melekat generasi saat ini adalah memiliki banyak peluang yang bisa dioptimalkan dengan pola pikir yang lebih terbuka dan kemampuan untuk bertoleransi dengan cara pandang atau cara hidup orang lain. Tak jarang dalam keseharian, generasi muda justru dengan suka rela meminta feedback dari senior yang ada di perusahaan. Sifat open minded ini sangat baik menurut saya, artinya mereka ingin mengenbangkan kemampuan salah satunya dari saran yang diberikan oleh rekan kerja atau atasan.

Karakter fleksibel yang dimiliki oleh generasi muda juga membuat mereka terbiasa dengan perubahan. Sifat ini perlu dioptimalkan, karena orang yang bisa bertahan di dunia bukanlah orang yang paling kuat atau paling cerdas melainkan orang-orang yang mampu beradaptasi dengan baik. Meliputi adapatasi di lingkungan perusahaan, dengan regulasi yang berlaku, atau bahkan diri sendiri. Satu hal yang perlu diingat adalah tidak ada yng instan di dunia. Kalau ingin mendapat hasil yang baik, kita selalu harus melewati proses pembelajaran terlebih dahulu. 

Karakter fleksibel yang dimiliki oleh generasi muda juga membuat mereka terbiasa dengan perubahan. Sifat ini perlu dioptimalkan, karena orang yang bisa bertahan di dunia bukanlah orang yang paling kuat atau paling cerdas melainkan orang-orang yang mampu beradaptasi dengan baik.

Sebagai generasi yang penuh inovasi dan ide-ide kreatif, terkadang mereka juga dihadapkan oleh banyak distraksi sehingga banyak ide yang akhirnya belum terwujud. Salah satu distraksinya adalah gadget yang membuat prioritas kita menjadi tidak jelas. Dari segi personal mungkin beberapa juga masih kesulitan untuk bisa berkomitmen dalam mengerjakan sesuatu. Saat kita punya ide kreatif, kita harus menentukan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu dan konsisten dalam menjalankannya. 

Semangat genarasi mudah untuk terus bertumbuh dan memperbaiki diri juga termasuk salah satu hal yang berusaha diwadahi oleh Young On Top (YOT), organisasi non-profit yang berdedikasi terhadap pengembangan skill dan attitude anak muda Indonesia. Kita berusaha mempersiapkan generasi muda Indonesia yang lebih kuat. Saat ini sudah ada di 25 kota di seluruh Indonesia. Salah satu agenda utama YOT adalah Young On Top National Conference (YOTNC). Sebuah konferensi tahunan yang menghadirkan para tokoh yang berpengalaman di bidangnya. Para peserta dapat menyerap inspirasi dan belajar dari pengalaman para narasumber. 

Tahun ini YOTNC akan diadakan secara hybrid pada 23 Juli 2022. Secara offline, event ini akan berlangsung di Kota Kasablanka, Jakarta. Acara ini terbuka untuk umum, terutama generasi muda yang tertarik pada pengembangan diri. Akan ada banyak narasumber yang akan hadir dalam YOTNC, beberapa diantaranya adalah Grace Tahir (Presiden Direktur Mayapada Hospital), Vina Muliana (Senior Associate Culture Measurement and Program Development Mind ID), Ernanda Putra (Founder Makna Group), Edy Sulistyo (Chief Executive Officer GoPay), dan beberapa nama lainnya. Informasi lebih lengkap mengenai event ini dan cara pendaftaran bisa kamu akses di laman website Young On Top.

Related Articles

Card image
Self
Untuk Apa Hidup: Satu Perjalanan

Sudahkah kita menggunakan sisa hari yang kita punya dengan baik dalam satu perjalanan ini? Seberapa pun sisa hari yang kita miliki, adalah kesempatan untuk menjelajahi kehidupan ini.

By Joshua Budiman
18 June 2022
Card image
Self
Menghadapi Takut

Selamat datang di dunia kesunyian. Ini adalah sebuah kalimat yang biasa aku sebut untuk menggambarkan pengalaman perjalananku ketika masuk ke alam bawah laut. Ketika kita diving atau free diving, memang nggak ada suara apa pun. Kita hanya bisa mendengarkan suara gelembung napas kita.

By Della Dartyan
18 June 2022
Card image
Self
Belajar Mengendalikan Ekspektasi

Kadang kala kita bisa punya ekspektasi melebihi kemampuan yang kita punya, tapi aku belajar untuk mengendalikan ekspektasi di dalam kepalaku. Aku selalu berusaha untuk tidak menaruh ekspektasi terlalu tinggi. Saat aku menginginkan sesuatu yang sebenarnya aku pun sadar bahwa hal itu sulit untuk dicapai, aku akan menurunkan ekspektasi.

By Sorenza Nuryanti
18 June 2022