Self Health & Wellness

Kesadaran Hidup Sehat

Alvina Olivia

@alvinaolivia

Praktisi Gaya Hidup Sehat

Banyak masalah yang terjadi di sekitar kita sebenarnya bukan masalah, tapi sekedar kurangnya kesadaran. Jika kita saja tidak menyadari apa saja yang perlu diperbaiki, bagaimana mau menjalani dan memperbaiki masalah tersebut? Ini pula yang terjadi saat ingin memulai pola hidup sehat. Banyak orang memulai pola hidup sehat karena mencontoh orang lain dan FOMO (Fear of Missing Out) atau tidak mau ketinggalan. Secara tidak sadar, mereka hanya terpengaruh dari hal-hal di luar diri tanpa menyadari pentingnya menjalani hidup sehat itu sendiri untuk mereka. Jadi, ketika sampai pada proses yang kurang mulus akhirnya mereka menyerah. Sebaliknya kalau kita memilki kesadaran utuh dan mengerti makna perubahan untuk kita, kita bisa memperbaikinya dengan tepat. Oleh sebab itu, kita harus mengubah pola pikir dari “saya harus” menjadi “saya ingin”. 

Mengubah pola pikir mengubah diri dari dalam. Pola pikir yang berubah seperti ini, adalah perubahan yang dapat menjadi identitas baru diri, sehingga tindakan kita tidak didasari dengan pikiran “harusnya begini, begitu” dengan ada rasa terpaksa atau FOMO. Dengan adanya kesadaran kita juga tidak perlu selalu menunggu adanya motivasi, jadi tidak dengan mudahnya hilang atau goyah. Itulah mengapa kita harus menyadari terlebih dahulu apa yang penting untuk kita perbaiki. Diet, pada dasarnya, bukan melulu soal mengurangi jumlah makanan tapi mengatur pola makan yang sesuai dengan prinsip dan nilai dalam hidup kita. 

Dengan adanya kesadaran kita juga tidak perlu selalu menunggu adanya motivasi, jadi tidak dengan mudahnya hilang atau goyah. 

Hargai proses. Kalau kita selalu merasa ingin cepat-cepat, mungkin kita akan mencari cara-cara instan. Dengan begini, kemungkinan besar kita akan kehilangan kesempatan untuk belajar dari prosesnya. Dan kalau sudah begini, biasanya tanpa disadari kita akan mendiskon usaha dengan penerapan jalan pintas.

Hargai proses. Kalau kita selalu merasa ingin cepat-cepat, mungkin kita akan mencari cara-cara instan.

Jalan pintas ini kebanyakan sangat tidak mendukung kesehatan internal di dalam tubuh. Padahal tanpa kesehatan internal, hasil diet tidak akan bertahan lama dan ini adalah fakta fisiologis yang tidak bisa dihindari. Ibarat perang, perang yang paling sulit kita menangkan adalah perang dengan tubuh sendiri. Untuk sebuah transformasi yang awet, persepsi terhadap waktu adalah kunci. Jika kita bisa melatih diri untuk tidak punya pola pikir yang miskin waktu, selalu buru-buru untuk melihat hasil, kita akan lebih mampu untuk berjalan jauh, konsisten sambil menyempurnakan proses.

Tidak hanya pola hidup sehat, semua hal dalam hidup butuh konsistensi. Maka dari itu, mulailah dari langkah kecil untuk bisa berkepanjangan. Agar terbiasa dengan pola hidup sehat yang diterapkan, baiknya kita jangan sampai terperangkap dalam konsep perfect eatingPerfect eating hanya sebuah ilusi, tidak realistis, dan mengejar ilusi tersebut, akan membuat kita terus kecewa terhadap diri sendiri. Sesungguhnya, kita hanya perlu terlibat dalam prosesnya tanpa henti, dan terus belajar dari imperfection yang terjadi, karena imperfection adalah bagian dari pelajaran yang berharga. Lebih baik maju terus menerus daripada kita mencoba maju 10 langkah tapi kemudian maju mundur. Lebih baik melangkah sedikit demi sedikit tapi tidak berhenti. 

Kebanyakan orang merasa terjebak dan tidak mengalami progres karena terlalu terpaku pada target dan ukuran, tidak terbuka untuk belajar dari proses. Banyak juga orang yang akhirnya menyerah dalam menerapkan satu pola makan karena tidak menyadari secara realistis bagaimana keadaan hidupnya. Ketika berada dalam kondisi yang dihadapkan dengan tuntutan sehingga meningkatkan stres, tidak bijaksana untuk mengubah pola makan secara drastis. Ini bisa membuat semangat di awal tapi tidak lama berhenti karena terlalu susah. Belum lagi kecewa saat melihat angka timbangan atau penampilan di kaca tidak sesuai dengan kesusahan yang dialami. Akhirnya, mudah goyah dan berpikir diet yang dilakukan tidak berhasil. Padahal memang masih dalam proses. 

Saat coaching klien yang ingin mulai menerapkan pola hidup sehat, saya hampir tidak pernah memberikan solusi spesifik yang wajib dilakukan. Tidak pernah menentukan boleh ini dan tidak boleh itu. Sebaliknya, saya selalu bertanya balik, dan kolaborasi dengan mereka, perbaikan apa yang mereka mau, siap dan mampu untuk lakukan setiap minggunya. Dengan demikian, mereka terlatih untuk memiliki kesadaran akan keadaan dan kemampuan unik mereka sendiri. Perubahan terjadi dari dalam keluar. Dan mereka memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, tidak hanya menunggu solusi. Karena coaching kan cuma sementara, sedangkan menjalani pola hidup sehat itu sepanjang hidup.

Related Articles

Card image
Self
Mengurai Keterikatan

Manusia seringkali ingin terikat dengan hal-hal yang berupa material karena sebagai manusia, kita cenderung tidak mau atau menghindari diri dari risiko. Termasuk risiko tertinggal yang menghadirkan FOMO (Fear Of Missing Out). Ketika kita terlalu terikat dengan benda, kita sebenarnya sedang mengurangi kepercayaan diri karena cenderung tidak bisa mandiri tanpa benda tersebut. Akhirnya, jadi bergantung dengan benda tersebut.

By Cynthia S. Lestari
12 June 2021
Card image
Self
Cinta Lebih Dari Sekadar Kata

Cinta adalah sesederhana menghadirkan kasih, mengimani kehadirannya sebagai energi untuk kita beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Ia adalah sebuah tindakan di mana bisa dirasakan semua orang, sekalipun ia tidak bisa melihat atau tidak bisa menulis. Jadi sebenarnya, cinta melebihi kata-kata dan definisinya.

By ASHKAN
12 June 2021
Card image
Self
Setiap Momen Berharga

Kalau kita tidak bisa menikmati waktu, kita bisa tiba-tiba melupakan apa yang terjadi begitu saja. Dan jika kita tidak mencintai apa yang dilakukan saat ini, lalu apa yang sebenarnya sedang kita lakukan?

By noui
05 June 2021