Self Lifehacks

Kebahagiaan dari Rumah

Bagi saya rumah adalah sebuah konsep yang bisa terus berubah. Rumah bisa saja diartikan sebagai sebuah bangunan tempat kita tinggal, tempat kita berkumpul bersama di hari raya ataupun liburan. Menurut saya rumah tidak hanya bangunan melainkan juga perasaan. Di luar keluarga biologis, teman dan orang-orang terkasih kita juga bisa terasa seperti rumah. Di mana pun kita berada, selama saya berada bersama orang-orang yang saya sayangi maka saya akan merasa seperti berada di rumah.

Bagi saya rumah adalah sebuah konsep yang bisa terus berubah. Rumah bisa saja diartikan sebagai sebuah bangunan tempat kita tinggal, tempat kita berkumpul bersama di hari raya ataupun liburan. Menurut saya rumah tidak hanya bangunan melainkan juga perasaan. Di luar keluarga biologis, teman dan orang-orang terkasih kita juga bisa terasa seperti rumah.

Saat ini kita sudah mendekati akhir tahun yang juga sangat identik dengan liburan dan juga hari Natal bagi yang merayakan. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang terdekat adalah dengan makan bersama. Ketika merayakan Natal dan mengadakan makan malam bersama menurut saya untuk menghadirkan suasana yang menyenangkan, penting untuk memastikan bahwa semua orang merasa nyaman. Jika ingin mengadakan pesta atau mungkin makan malam bersama kita bisa memasak makanan yang cukup sebelum acara, sehingga di saat acara berlangsung kita bisa punya waktu untuk berbincang dan bercengkrama dengan orang-orang yang kita undang.

Tidak hanya saat makan, memasak juga bisa jadi ajang yang dapat mengakrabkan kita dengan keluarga, teman, ataupun kolega kita. Kalau kamu memang tipe orang yang lebih nyaman memasak di hari acara, maka cobalah untuk mengajak keluarga dan kerabat yang hadir untuk memasak hidangan bersama sembari bercakap dan berbagi cerita. Tidak hanya menghangatkan hati, tentunya dengan memasak bersama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan masakan juga jadi lebih cepat.

Tidak hanya saat makan, memasak juga bisa jadi ajang yang dapat mengakrabkan kita dengan keluarga, teman, ataupun kolega kita. Kalau kamu memang tipe orang yang lebih nyaman memasak di hari acara, maka cobalah untuk mengajak keluarga dan kerabat yang hadir untuk memasak hidangan bersama sembari bercakap dan berbagi cerita.

Saya punya satu pengalaman yang cukup berkesan ketika merayakan Natal bersama keluarga. Ketika itu saya dan keluarga merasa sepertinya kita sedang tidak ingin memasak, lalu kami memutuskan untuk pergi ke sebuah restoran dan ternyata tutup. Jadi akhirnya saya dan orang tua saya pergi ke sebuah restoran cepat saji dan makan di sana. Saat itu saya merasa hal yang paling penting sebenarnya bukan apa atau di mana kita makan tetapi kebersamaan yang dirasakan. Terkadang mungkin kita tidak bisa memasak atau pergi ke restoran, poin terpenting dalam merayakan Natal bagi saya adalah waktu yang dihabiskan bersama keluarga. 

Berbicara soal makanan, setiap orang tentu memiliki menu favorit bersama dengan keluarganya masing-masing. Dalam buku “Christmas at Home” tidak hanya berisi resep melainkan juga panduan dan tips bagaimana cara merayakan Natal dari rumah. Saya selalu merasa merayakan Natal di rumah selalu menjadi Natal terbaik, saat kamu menghabiskan waktu bersama orang-orang yang membahagiakan hati kita, termasuk di antaranya keluarga, teman, kerabat, atau pun kolega kita.

Resep yang saya tuliskan dalam buku ini resep makanan yang biasa dimasak oleh keluarga saya, tapi ada juga beberapa resep dari teman dan keluarga. Saya juga sempat menanyakan melalui Facebook bagaimana cara mereka merayakan Natal atau saya menanyakan teman saya secara personal. Teman saya akan menjawab terkadang mereka pergi ke restoran kadang mereka memasak dan makan bersama, dia mungkin tidak membagikan resepnya karena terkadang mereka memesan makanan tapi karena saya merasa idenya menarik maka saya masukan ke dalam buku resep.

Bahkan jika resepnya tidak mereka bagikan biasanya saya mengambil jawaban mereka sebagai inspirasi untuk resep dalam buku.  Setiap orang merayakan Natal dengan cara yang berbeda-beda, saya rasa memang tidak mungkin untuk menggambarkan semuanya tapi saya berusaha untuk merepresentasikan teman dan keluarga saya dan mencoba untuk memberikan resep yang lebih beragam.

Related Articles

Card image
Self
Membentuk Rutinitas Dengan Journaling

Kita semakin terbiasa mencatat apa pun di handphone. Namun masih banyak individu yang merasa lebih nyaman untuk mencatat atau menulis di buku menggunakan pulpen. Kegiatan ini, termasuk journaling sebenarnya dapat melatih ingatan kita. Dengan menulis menggunakan tangan, otak kita dapat dengan lebih mudah mengingat apa yang dicatat.

By Greatmind X The Self Hug
15 January 2022
Card image
Self
Live Optimally: 25 Jam dalam Sehari

Sering kali 24 jam dalam sehari rasanya tidak cukup. Bisa jadi karena pekerjaan kita yang terlalu banyak, kemampuan kita yang kurang efisien untuk menggunakan waktu, atau karena kita terkadang suka memprioritaskan hal yang salah. Apa pun alasannya, it seems so hard to make friends with time.

By Rama Satya
15 January 2022
Card image
Self
Menentukan Prioritas dalam Tujuan

Salah satu ajaran dari keluargaku adalah hidup harus jelas, kita harus punya tujuan apa yang ingin dilakukan di masa depan. Kemudian tujuan tersebut dibagi untuk jangka pendek dan jangka panjang. Secara umum, aku merasa mulai butuh menentukan tujuan mulai dari SMA. Saat SMA kita harus mulai menentukan jurusan kuliah yang kita suka karena akan berhubungan dengan karir kita dalam jangka panjang.

By Nadhira Afifa
15 January 2022