Self Food For Thought

Food For Thought: Eksplorasi Kepribadian

Beauty may attract the eyes, but personality captures the heart. Tidak ada seorang pun yang sama, terlebih kepribadian yang dimilikinya. Masing-masing memiliki keunikannya tersendiri yang menjadikannya menarik dan berbeda. Kepribadian ini mungkin tidak serta merta dapat diubah, akan tetapi, seseorang dapat mengembangkan kepribadian tersebut, dan menjadikan dirinya pribadi yang lebih baik di masa mendatang. Sejumlah pilihan film berikut memberikan kita gambaran sekaligus pelajaran untuk mengenal kepribadian seseorang yang memiliki banyak dimensi.

 

Dennis

Kisah dalam film ini berputar pada kehidupan si tokoh utama, Dennis, yang introvert. Saat ia mengajak pergi kencan seorang perempuan, ibunya memaksa dirinya untuk membatalkannya, dan kisah kehidupannya pun dimulai dari sini. Personality atau kepribadian dibentuk oleh interaksi, lingkungan, dan pengalaman. Bagaimana orang lain memperlakukan kita atau bagaimana kita memperlakukan seseorang, mencerminkan siapa diri kita. Dalam film pendek Dennis, kita bisa melihat bagaimana orang yang paling dekat dengan Dennis, yaitu Ibunya, mempengaruhi dirinya untuk menjadi introvert. Kencan Dennis juga tidak berjalan dengan lancar, alih-alih ia hanya dijadikan olokan saja di malam itu. Pengalaman yang dialami Dennis semakin membuat dirinya tertutup. Film pendek ini cukup memperlihatkan aksi dan reaksi dari hal-hal yang membentuk pribadi seseorang. Bahwa setiap perkataan dan perlakuan kita terhadap orang lain, mempunyai pengaruh terhadap perkembangan diri mereka.

Link Film: https://www.youtube.com/watch?v=V1zFeHJzS5E&ab_channel=TrustNordisk

Setiap perkataan dan perlakuan kita terhadap orang lain, mempunyai pengaruh terhadap perkembangan diri mereka.

Nothing To Hide

Tujuh orang teman mengadakan makan malam bersama, dan satu per satu rahasia mereka pun akan terkuak. Diadaptasi dari film Italia, Perfect Stranger, melalui film Prancis ini, kita dapat mengambil hikmah bahwa setiap individu mempunyai kelincahan dalam menunjukkan kepribadiannya. Kita bisa memilih kepribadian seperti apa yang ingin kita tunjukkan kepada orang lain, sementara yang sebenarnya hanya diketahui oleh diri kita sendiri. Namun, tidak jarang juga hal inilah yang pada akhirnya dapat membawa masalah. Perkembangan teknologi dan media sosial memang memberikan kesempatan bagi kita untuk merangkai kepribadian yang ingin kita tunjukkan. Akan tetapi, bersikap jujur dengan menjadi diri sendiri tetap menjadi pilihan terbaik, meski boleh jadi tidak terlihat demikian. Sebab, jujur menjadi diri sendiri dapat membebaskan kita dari semua beban tak terlihat yang dipanggul tanpa kita sadari.

Link Film: https://www.netflix.com/title/81004099

Jujur menjadi diri sendiri dapat membebaskan kita dari semua beban tak terlihat yang dipanggul tanpa kita sadari.

Paddington 2

Paddington, yang sekarang dengan bahagia tinggal bersama keluarga tersohor di lingkungannya yaitu keluarga Brown, mengambil pekerjaan-pekerjaan aneh agar bisa membelikan hadiah untuk ulang tahun Tante Lucy yang ke 100 - hanya untuk mengetahui bahwa hadiah yang dia beli dicuri. Kepribadian dapat menular ketika kita menjadi diri sendiri. Kepribadian Paddington yang ceria dan hangat, sukses mengubah penjara dari tempat yang gelap dan muram menjadi penuh warna dan kehangatan. Dengan menjadi dirinya sendiri, Paddington juga mencontohkan tanpa ia sadari kepada para tahanan untuk selalu berbuat baik kepada satu sama lain.

Link Film: https://www.catchplay.com/id/video/6a3407bf-9792-449d-b42e-c596872008b1

 

 

 

 

 

Related Articles

Card image
Self
On Marissa's Mind: Sabotase Diri

Kita manusia secara umum ingin bahagia, biasanya dalam hubungan atau karir. Tapi perhatikan, tidak sedikit dari kita malah (tanpa sadar) berperilaku seakan mau merusak jalan menuju kebahagiaan kita sendiri.

By Marissa Anita
24 July 2021
Card image
Self
Secawan Teh: Kesombongan

Kita tentu sudah tahu, bahkan sangat paham tentang salah satu sikap mental ini. Sejak kecil, kita telah diperkenalkan dan diajarkan tentang kesombongan sebagai sesuatu yang buruk. Meski demikian, kita seringkali tidak sadar ketika sebenarnya sedang tinggi hati, ketika kita sedang menunjukkan keangkuhan–ketika kita sedang bertindak sombong dalam bentuknya yang paling halus.

By Dragono Halim
18 July 2021
Card image
Self
Merasa Melalui Seni

Rasanya memendam perasaan, baik perasaan senang maupun sedih, tidaklah pernah baik. Pada waktu-waktu tertentu, kita butuh untuk bisa mengeluarkannya agar tidak memendam sendiri. Walaupun di satu sisi, kita juga enggan untuk selalu menceritakan pada orang lain karena takut membebani mereka. Itulah yang sering saya rasakan. Segala perasaan tersebut pun akhirnya saya keluarkan melalui gambar dengan medium oil pastel. 

By R. Yuki Agriardi
17 July 2021