Self Lifehacks

Dimulai Dari Nol

Richie Wirjan

@richiewirjan

Konsultan & Mentor Branding dan Kewirausahaan

Selama hampir satu tahun kita menjalani naik turunnya kehidupan karena pandemi. Kamu pasti setuju kalau tahun 2020 memang tahun yang berbeda. Tulisan ini bukan tentang pandemi, tetapi bagaimana kita sebaiknya memulai 2021 di saat pandemi masih terus berlangsung.

Kamu mungkin adalah orang yang mengalami begitu banyak kehilangan; kehilangan pekerjaan karena operasional perusahaan terpaksa diefisiensikan, kehilangan banyak waktu karena di masa pandemi ini justru jadwal meeting malah semakin padat, atau bahkan yang paling mendukakan adalah kehilangan nyawa dari orang yang terkasih. Di sisi yang lain, mungkin kamu adalah kelompok orang yang banyak menemukan. Entah menemukan hobi yang baru, mendapatkan ilmu atau skill baru karena cukup waktu untuk belajar, menemukan kebiasaan baik yang baru, atau bahkan menemukan jati dirimu yang sebenarnya.

Apakah kamu kehilangan atau menemukan sesuatu yang baru, keduanya ada di tanganmu dan pikiranmu.

2021 bukan berarti harus resolusi baru. Jangan sampai seminggu pertama kamu di tahun baru ini malah dimulai dengan rasa bersalah karena bila dibandingkan dengan teman terdekat, resolusimu masih sama seperti di tahun 2020 atau bahkan 2019. Ada yang ingin jadi lebih kurus, namun sampai hari ini belum kesampaian. Ada yang punya target untuk naik jabatan dan naik gaji di tahun 2020, tapi atasan malah berkata lain. Pertanyaannya, apakah dengan evaluasi singkat seperti itu malah memukulmu dengan keras dan membuatmu berkata bahwa kamu gagal? Hentikan pola pikir seperti itu. Hidup bukan perdagangan yang seolah-olah kamu buat seperti jual dan beli. Seringkali kamu membuat target besar yang masuk di akal namun tidak dirasa, sehingga yang kamu lihat hanyalah tercapai atau tidak tercapai, berhasil atau gagal. Padahal di balik semua target resolusimu, selalu ada langkah-langkah kecil yang membawamu menuju tujuan. Hargai langkah kecilmu.

2021 bukan berarti harus resolusi baru. Jangan sampai seminggu pertama kamu di tahun baru ini malah dimulai dengan rasa bersalah…

Kamu terlalu sibuk untuk berlomba dengan pencapaian orang lain, padahal Tuhan sudah menentukan jalan khususnya untukmu. Kita semua sama-sama melalui proses di tahun 2020, sehingga ketika masuk ke tahun 2021 ini, kita tidak harus mulai dengan menekan tombol reset atau kembali mulai dari nol lagi. Tidak. Luka masa lalu yang kamu alami mungkin tidak bisa 100% hilang walaupun kamu sudah memaafkan. Akan tetapi kamu tetap bisa membawa kisah tersebut untuk menguatkan orang lain. Kamu gagal berinvestasi karena kamu kurang bijaksana – pelajaran itu tidak harus dibuang percuma tetapi bisa kamu bagikan untuk mengajarkan sahabat terdekat.

Padahal di balik semua target resolusimu, selalu ada langkah-langkah kecil yang membawamu menuju tujuanmu. Hargai langkah kecilmu.

Apa yang sudah kamu putuskan dengan bijak untuk dijalani, ya silahkan diteruskan. Apa yang menurutmu tidak baik dan sudah seharusnya kamu hentikan, ya putuskan untuk tidak dijalani. Pergantian tahun bukan hanya sekedar berubah tanggal dan me-reset segalanya; jadikan ini sebuah momentum untuk mendorong kamu kembali berani berharap dan jujur melangkah. Selamat tahun baru untuk dirimu yang berlalu dan yang akan datang.

Apa yang sudah kamu putuskan dengan bijak untuk dijalani, ya silahkan diteruskan. Apa yang menurutmu tidak baik dan sudah seharusnya kamu hentikan, ya putuskan untuk tidak dijalani.

Related Articles

Card image
Self
Ekspresi Diri dan Gaya Hidup

Saya juga setuju dengan ungkapan bahwa fashion adalah cara mengekspresikan diri. Kalau saya bertemu dengan orang, kita bisa melihat karakternya dari apa yang ia kenakan. Baju adalah salah satu medium kita bisa melihat dan “menilai” orang. Jadi bisa dikatakan bahwa baju yang kita kenakan sebenarnya bisa menjadi ungkapan bahwa kita ini adalah bagian dari komunitas tertentu. Mungkin komunitas skateboard, band, atau komunitas-komunitas lainnya. Urban Sneaker Society juga berusaha menggabungkan banyak komunitas agar bisa bertemu satu-sama lain.

By Jeffry Jouw
04 December 2021
Card image
Self
Berjalan Untuk Berubah

Masing-masing manusia punya perjalanan yang berbeda-beda. Katanya, dalam perjalanan itu yang paling penting bukan destinasinya, melainkan proses dan cerita yang terjadi sepanjang perjalanan. Katanya juga, cerita dalam perjalanan lah yang menjadikan siapa kita sekarang ini. Tapi yang pasti, melalui perjalanan kita berubah dan bertumbuh.

By Greatmind x Festival Film 100% Manusia
04 December 2021
Card image
Self
Memaknai Perempuan Berdaya

Banyak pembahasan mengenai cara menyeimbangkan peran sebagai ibu yang juga pekerja, tapi kita terkadang lupa bahwa kita juga adalah individu yang punya identitas sendiri. Saya bukan hanya ibu dari si A, istri dari si B, atau karyawan kantor C. Saya juga adalah seorang individu yang memiliki minat dan keinginan tersendiri. Terkadang saya tetap butuh meluangkan waktu untuk diri sendiri, mungkin dengan olahraga, baking, menonton drama Korea, atau hobi-hobi lainnya.

By Ellyana Mayasari
27 November 2021