Self Lifehacks

Berani Bangkit Kembali

Tahun lalu adalah tahun yang cukup berat dalam hidupku. Padahal tahun lalu aku merasa hidup sedang berada di atas. Namun ternyata, aku mengalami kecelakaan yang mana membuatku harus mengulang banyak hal dalam hidup. Aku jatuh dari ketinggian 3 meter yang membuat kepalaku mengalami pendarahan. Setelah operasi, aku jadi kurang percaya diri karena harus kehilangan rambut yang selama ini menjadi karakter diri. Aku juga berada dalam situasi yang amat membingungkan sebab harus belajar bicara dan menulis lagi selama proses pengembalian informasi dalam otak. Rasa takut pun sempat menghampiri. Aku yang sedang fokus dengan karier bermusik, sedang gigih merencanakan masa depan, tiba-tiba harus mengulang semua upaya dari awal. Untuk beberapa lama, aku sangat merasa kehilangan diri sendiri. 

Akan tetapi, dari pengalaman tersebut aku banyak belajar tentang hidup. Bahwa hidup tidak melulu berada di atas. Dalam proses penyembuhan dan bangkit kembali, aku bersyukur mendapat dukungan yang besar dari orang tua. Akhirnya perlahan aku bisa memahami untuk tidak fokus pada kejadian buruk tapi mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Aku mencoba melihat sisi baik yaitu aku masih hidup dan masih bisa menjalaninya. Itu sudah sebuah berkat yang melimpah. Selanjutnya tinggal melanjutkan apa yang jadi tujuan hidupku. 

Hidup tidak melulu berada di atas.

Salah satu pelajaran berharga yang aku dapat dari pengalaman itu adalah bersabar. Dulu aku orang yang kurang sabar. Meski sekarang aku masih harus banyak bersabar, tapi paling tidak aku sudah memahami untuk terus berproses. Pelajaran lain yang aku dapatkan setelah jatuh adalah untuk bisa berani terbuka pada orang lain. Sebelum jatuh, aku sedang memiliki beberapa beban pikiran yang membuatku merasa sendirian dan tidak tahu harus bercerita ke siapa karena memiliki banyak ketakutan dalam diri. Aku pun memiliki pengharapan untuk bisa dimengerti orang tapi kemudian merasa tidak mendapat apa yang diharapkan. Setelah jatuh, aku menyesal karena tidak memberikan kesempatan pada orang lain untuk memahami aku. Tidak berani untuk bercerita dan berbagi pikiran dengan orang lain. Padahal jika mereka tahu, mungkin dukungan dan bantuan dari mereka dapat sangat berarti di masa-masa tersulit dalam hidupku.

Dari segala yang terjadi, aku juga menyadari bahwa ternyata penting sekali untuk setiap orang belajar mengenal dirinya sendiri. Kebiasaan baik dan buruk kita adalah yang membentuk karakter diri. Jadi, jika kita memahami kebiasaan-kebiasaan tersebut, kita bisa memahami apa yang harus dilakukan jika sesuatu terjadi pada kita. Sebelum jatuh, aku belum menyadari pentingnya mengenal diri. Aku hanya melakukan apa yang ingin aku lakukan. Tapi setelah aku jatuh, aku menyadari bahwa penting sekali mengenal diri agar bisa mewujudkan penerimaan dan cinta pada diri. 

Penting sekali untuk setiap orang belajar mengenal dirinya sendiri.

Kedua orang tuaku juga berperan besar dalam setiap langkah aku bangkit kembali. Mereka terlibat dalam berbagai keputusan hidupku. Ada momen dalam hidup kita di mana harus mendengarkan mereka karena bagaimana pun juga, mereka orang yang sangat mengenal kita dan tahu apa yang terbaik. Tapi ada juga masa di mana kita bisa memutuskan sendiri apa yang menurut kita baik. Cukup penting untuk kita bisa menyeimbangkan kapan harus meminta dan menerima pendapat mereka dan kapan menyikapi sesuatu sendiri agar tidak hidup dalam satu perspektif saja. Aku bersyukur sekali orang tua telah membesarkan dengan sangat baik, dengan segala cinta dan perilaku yang baik. Mereka juga sumber inspirasi hidupku. Mama yang selalu memberikan dukungan emosional, dan papa yang memberikan dukungan dalam bentuk ide-ide kreatif. 

Setelah operasi, aku tidak bisa mengingat semua yang aku lakukan 100%. Merekalah yang membantu aku melalui segala prosesnya hingga dapat mewujudkan album perdanaku. Tidak heran album ini berisi hal-hal yang berkaitan dengan proses dalam hidupku. Pada dasarnya, semua lagu yang aku buat memang berdasarkan pengalaman hidup. Bukan tanpa alasan, aku ingin para pendengar bisa menyadari bahwa ada orang di luar sana yang juga merasakan pengalaman yang mereka alami. Dengan begitu, aku berharap mereka yang tidak bisa menyuarakan perasaannya dapat merasa terwakili dari karya-karyaku. Itulah mengapa album “Fall Risk” sangatlah istimewa karena melalui proses terberat dalam hidupku sehingga menjadi sesuatu yang sangat berbeda dari karya-karyaku sebelumnya.

Related Articles

Card image
Self
Manusia Makhluk Egois

Kita itu egois. Manusia pada dasarnya memiliki karakter dan sifat yang berbeda-beda, ada yang baik hati, ramah, penyayang dan ada juga yang pemarah, kasar, dan egois. Orang yang egois pada umumnya adalah orang yang sulit untuk dihadapi dan diajak berkomunikasi. Sadarkah kita bahwa sebenarnya setiap orang memiliki sisi egosi, hanya kadarnya saja yang beragam. Ada yang halus ada juga yang dominan.

By Ardy Wu
09 October 2021
Card image
Self
Memahami Beragam Dimensi Dalam Diri

Diri kita sebenarnya adalah gabungan dari banyak hal. Self concept sangat bersifat multidimensional. Diri kita bukan hanya sebatas aspek-aspek yang bisa kita lihat. Sebenarnya ini menenangkan, dalam artian jika kita merasa belum maksimal dalam satu dimensi, bisa jadi pada dimensi-dimensi lain lebih positif.

By David Irianto
09 October 2021
Card image
Self
Menafsirkan Penantian dan Rasa Sepi

Penafsiran rasa sepi bagi setiap orang bisa saja berbeda-beda. Spektrum rasa sepi juga sebenarnya sangat luas. Menurutku rasa sepi sangat bergantung kepada bagaimana kita memosisikan diri kita sendiri. Tanpa rasa sepi juga kita tidak akan bisa memahami apa itu rasa rindu dan tidak menghargai waktu menunggu saat kita menginginkan hal ataupun kehadiran orang yang kita butuhkan dalam hidup. Menurutku dalam kadar yang cukup, sebenarnya rasa sepi bisa dinikmati.

By Caldera
02 October 2021