Society Food For Thought

Food For Thought: Menyambut Lembar Baru

Greatmind

@greatmind.id

Redaksi

Ilustrasi Oleh: Dwi Ferbriyan

Far From Boring - Tony Gwilliam

Mendokumentasikan kisah penulis dalam membangun Bloo Lagoon Eco Village, sesuai bentuknya yang menyerupai paspor, buku ini banyak menampilkan catatan perjalanan dan pemikiran Tony Gwilliam saat tengah mencari inspirasi dan mengalami beberapa petualangan sebagai bahan bakar ia mendirikan sebuah eco-resort di Bali. Bagian awal buku dibuka dengan sekelumit kisah masa kecil penulis di Inggris saat situasi perang terjadi, berikut dilanjutkan dengan perjalanan karir Tony sebagai arsitek yang melakukan sejumlah perjalanan ke berbagai negara, hingga bagaimana ia mewujudkan mimpinya akan mendirikan sebuah bangunan ramah lingkungan. Sejumlah foto, ilustrasi, dan berbagai foto dokumen melengkapi memorabilia perjalanan personal dan karir yang dikemas dalam kotak kaleng ini. Sebuah buku yang menyenangkan untuk dibuka dan disingkap. Untuk Anda yang menyenangi sejarah, bepergian, dan arsitektur, Anda mungkin akan menyukai buku ini.  Tebaran ide, pemikiran, dan manual akan sustainable living dapat menjadi ide bagi Anda dalam merencanakan hal yang akan dilakukan di tahun ini.

Fantastic Mr. Fox - Roald Dahl

Cerdas, gesit, dan lincah, itulah pribadi Mr. Fox. Tokoh utama dalam buku The Amazing Mr. Fox ini dapat dikatakan memiliki sejumlah keberuntungan, berikut sejumlah permasalahan yang dihadapi untuk memenuhi kebutuhan hidup paling dasar: memperoleh makanan. Sekalipun ada masalah, selalu ada celah untuk berkilah. Dalam buku ini, Mr. Fox membuktikannya dengan berhasil lolos dari sejumlah perangkap yang petani sebarkan untuk menangkapnya, berikut mendapat ‘keuntungan’ berupa simpanan makanan yang justru berhasil diperoleh saat meloloskan diri. Ia cukup santai dengan tetap dapat menyenangkan diri di saat keadaan darurat. Ia menikmati hidupnya! Dan apa yang terjadi pada Mr. Fox, hanyalah gambaran kecil dari apa yang terjadi di dunia sebenarnya. Untuk mereka yang menikmati setiap proses, mampu menempatkan diri, dan memiliki ide yang tidak pernah berhenti, kesempatan dapat diperoleh di sejumlah kondisi. Mungkin Anda dapat mencobanya di tahun yang baru berjalan ini. Pun telah diadaptasi dalam bentuk film, tulisan Roald Dahl yang ringan dan jenaka membuat siapa saja dapat masuk dalam dunia imajinatifnya sebagai hiburan di sela padatnya hari, tidak terkecuali anak atau adik kecil Anda.

Kakebo; The Japanese Art of Saving Money - Hani Motoko

Membuka tahun, membuka sejuta rencana yang mungkin terjadi. Dan mengingat hampir segala sesuatu membutuhkan uang untuk memperolehnya, awal tahun menjadi waktu yang tepat untuk mulai mengatur anggaran dan keuangan yang diperlukan. Dalam Kakebo; The Japanese Art of Saving Money, Hani Matoko menjabarkan sejumlah langkah mudah untuk menyimpan dan mengatur keuangan kita dengan menjadikan lembaran-lembaran buku sebagai jurnal keuangan pribadi yang dapat kita isi setiap saat. Kerapihan dalam mencatat pemasukan dan pengeluaran menjadi hal yang ditekankan di sini. Kesadaran atau mindfulness  akan kemana uang kita banyak dialokasikan adalah salah satu kunci untuk keseimbangan serta ketenangan dalam melakukan pengeluaran. Menerapkan Kakebo pun sederhana. Di setiap awal bulan, kita cukup menentukan berapa banyak uang yang akan tabung dan perlu keluarkan untuk mencapai suatu target. Kemudian, catat secara rutin pengeluaran mingguan, dan di akhir bulan, lihat akumulasi jumlah uang yang telah digunakan. Menyadari berapa banyak dan kemana uang kita secara umum pergi, secara langsung dapat memberi kita ‘rem’ akan pengeluaran yang tidak diperlukan, sehingga kita dapat lebih fokus menggapai suatu target pembelian yang hendak dicapai.

Related Articles

Card image
Society
Beradaptasi dengan Inovasi

Saya telah mendengar dan melihat banyak cerita tentang pemilik usaha kecil yang awalnya memulai berbisnis karena penasaran. Mereka belajar dari Youtube, bereksperimen sambil terus di rumah karena pembatasan sosial, dan ternyata membuahkan bisnis yang berkembang.

By Jerome Polin
02 July 2022
Card image
Society
Memahami Wibu: Obsesi terhadap J-Culture

Wibu atau weeb adalah istilah yang digunakan untuk orang-orang non-Japanese yang terobsesi atau sangat menggemari kultur Jepang, khususnya yang terkait dengan game, manga, atau anime. Meskipun istilah weeb itu sendiri baru muncul di 4chan, sebuah situs berbagi gambar populer sekitar 1 dekade lalu, kultur wibu (atau Japanophilia) sebenarnya sudah lahir sejak era 80-90an.

By Pirrou Sophie
04 June 2022
Card image
Society
Tenang Bercerita

Tempaan hidup secara lahir dan batin yang awalnya disimpan dan menumpuk karena mungkin belum paham bagaimana cara merespon perasaan yang hadir. Kemudian emosi dan perasaan itu akhirnya muncul dalam bentuk rasa cemas berlebih yang saya rasakan.

By Syafwin Ramadhan Bajumi
23 April 2022