Society Work & Money

Kebangkitan Ekonomi Kala Pandemi

Memasuki tahun ketiga pandemi terjadi di Indonesia tentu saja ada banyak sektor yang terdampak akan situasi ini, salah satunya adalah perekonomian. Pemerintah pada dasarnya sudah mencanangkan tahun ini sebagai fase pemulihan. Di lihat dari angka pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 lalu, memang menunjukkan angka yang tidak terlalu baik, hanya sekitar 3,69% dan untuk tahun ini pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional ke angka 5,2%. Artinya, memang tahun ini diharapkan menjadi tahun kebangkitan. Perlu diakui memang untuk memenuhi target tersebut bukan perkara mudah, pemerintah perlu menyiapkan program serta strategi yang tepat juga diiringi dengan kolaborasi bersama masyarakt untuk meraih target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan. Tentu proses ini juga harus kita kawal dan awasi apakah target dan program pemerintah tersebut dapat berjalan dengan baik atau tidak. 

Ketika membicarakan perekonomian di Indonesia tentu saja tidak lepas dari peran UMKM. Kalau kita lihat memang sejak pandemi dimulai hingga sekarang, saya rasa ini bisa menajdi momentum transformasi ekonomi Indonesia yang didorong oleh UMKM. Alasan pertama adalah dengan banyaknya populasi anak muda yang kita miliki, mecapai 44% dari total populasi tanah air. Jika merujuk pada data BPS 73% dari populasi anak muda di Indonesia memiliki minat dalam berwirausaha. Ini dapat menjadi gambaran bahwa mau tidak mau di masa mendatang pilihan pekerjaan akan beralih ke UMKM itu tadi. Kalau kita berkaca pada krisis ekonomi pada tahun 1998, lokomotif perbaikan perekonomian pada saat itu adalah UMKM. Maka tren ini harus didorong oleh pemerintah sebagai upaya melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang kompetitif dan produktif.

Kalau kita berkaca pada krisis ekonomi pada tahun 1998, lokomotif perbaikan perekonomian pada saat itu adalah UMKM. Maka tren ini harus didorong oleh pemerintah sebagai upaya melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang kompetitif dan produktif.

Alasan kedua potensi UMKM dalam kebangkitan perekonomian kita saya rasa dapat dilihat dari potensi ekonomi digital. Pada akhirnya memang iklim bisnis kita akan beralih ke dunia digital. Contohnya saja, catatan transaksi e-commerce tahun lalu terbilang tinggi, angkanya mencapai 395 triliun rupiah. Nah, di tahun 2022 kita yakin angka ini akan terus meningkat. Melihat angka konsumen yang juga besar, sekitar 21 juta konsumen, hal ini juga dapat menggairahkan ekonomi digital agar terus berkembang.

Merdeka.com sebagai media juga merasa harus mengawal proses kebangkitan ekonomi Indonesia pasca pandemi ini. Maka ini menjadi alasan terlaksananya Forum Ekonomi Merdeka 2022 dengan tema Indonesia Bangkit. Melalui event ini kami berharap dapat menyumbangkan ide untuk Indonesia. Bagaimana strategi dan kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah agar dapat menjaga pertumbuhan ekonomi ke tren yang positif. Ada banyak aspek yang perlu menjadi perhatian meliputi ekonomi makro dan mikro, salah satunya UMKM. Media dalam hal ini hanya dapat berkontribusi sebagai pendorong pemerintah karena tentu saja kita tidak bisa ikut campur dalam ranah penentuan kebijakan. Tapi tentu saja program yang dilakukan pemerintah perlu kita kawal, kalau ada yang berjalan kurang baik harus kita kritisi bersama.

Maka dalam forum diskusi kemarin kami juga turut mengundang Pak Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta beberapa individu yang juga terlibat dalam ranah ekonomi Indonesia. Bayangkan kalau target pertumbuhan ekonomi Indonesia tercapai, diiringi dengan kemudahan pemuda kita berwirausaha. Mendapatkan bantuan modal usaha serta pembelajaran berbisnis yang efektif dari pemerintah, rasanya kita tidak perlu lagi kelimpungan dalam angka pengangguran karena semua orang sudah berpikir untuk menjadi wirausahawan. 

Bayangkan kalau target pertumbuhan ekonomi Indonesia tercapai, diiringi dengan kemudahan pemuda kita berwirausaha. Mendapatkan bantuan modal usaha serta pembelajaran berbisnis yang efektif dari pemerintah, rasanya kita tidak perlu lagi kelimpungan dalam angka pengangguran karena semua orang sudah berpikir untuk menjadi wirausahawan. 

Related Articles

Card image
Society
Memahami Wibu: Obsesi terhadap J-Culture

Wibu atau weeb adalah istilah yang digunakan untuk orang-orang non-Japanese yang terobsesi atau sangat menggemari kultur Jepang, khususnya yang terkait dengan game, manga, atau anime. Meskipun istilah weeb itu sendiri baru muncul di 4chan, sebuah situs berbagi gambar populer sekitar 1 dekade lalu, kultur wibu (atau Japanophilia) sebenarnya sudah lahir sejak era 80-90an.

By Pirrou Sophie
04 June 2022
Card image
Society
Tenang Bercerita

Tempaan hidup secara lahir dan batin yang awalnya disimpan dan menumpuk karena mungkin belum paham bagaimana cara merespon perasaan yang hadir. Kemudian emosi dan perasaan itu akhirnya muncul dalam bentuk rasa cemas berlebih yang saya rasakan.

By Syafwin Ramadhan Bajumi
23 April 2022
Card image
Society
Apresiasi Seni di Ruang Publik

Ketika berbicara mengenai apresiasi seni, menurut saya hal ini bisa dilakukan mulai dari cara-cara yang sederhana. Bisa kita mulai dengan memajang karya seni di halaman rumah kita. Kalau mungkin kita memiliki properti lain seperti villa atau restoran, tempat-tempat tersebut juga bisa menjadi opsi bagi kita untuk mengapresiasi karya seni yang juga bisa dilihat oleh publik.

By Hafidh Ahmad Irfanda
16 April 2022