Society Art & Culture

Kebaikan Dari Produk Lokal

Matahari menyinari negara kita, Indonesia, sepanjang tahun. Anugerah ini menciptakan negara kita dengan keberagaman sumber pangan yang beraneka ragam. Bahkan bisa dibilang, kita adalah salah satu negara yang memiliki ragam jenis hijauan terlengkap di bumi. Beragam jenis tanah, tumbuhan, dan buah-buahan, hingga tingkat kelembaban tersebar di seluruh pelosok nusantara. Jadi sebenarnya, apapun bisa kita tanam dan kembangkan di tanah air ini. Termasuk mengolah produk kuliner seperti keju yang kerap kali identik menjadi produk pangan milik dunia barat saja. 

Faktanya, produk-produk lokal yang kita miliki memiliki lebih banyak manfaat. Umumnya, produk lokal identik dengan proses alami dan manual. Utamanya, produk-produk specialty seperti produk proses susu. Bahkan produk-produk hasil dari susu adalah salah satu dari sedikit sekali bisnis di dunia yang bisa zero waste. Besar sekali kemungkinan kita bisa menjaga kelestarian alam dengan menggunakan produk lokal karena para produsen sangat bergantung pada produksi alam. Jadi, kalau tidak dijaga para produsen jelas tidak bisa melanjutkan proses produksi. 

Terlebih lagi, dengan menggunakan produk lokal, itu berarti kita turut mendukung terciptanya ekonomi sirkular, atau perputaran ekonomi yang berkelanjutan. Dalam bisnis keju artisan terutama, bentuk kerja sama yang utuh dari hulu ke hilir, dari petani lahan pakan, peternak, produsen keju dan mentega, hingga penjual, bisa terlaksana jika permintaan atas produk lokal meningkat. Semua komponen ini impiannya bisa tersebar di seluruh Indonesia, sehingga para konsumen pun dapat lebih dekat dengan mereka yang berkecimpung dalam bisnis. Konsumen bisa mengetahui asal usul bahan baku dan pembuatannya sehingga bisa dengan jelas mengetahui dari mana makanan mereka berasal.

Kami para pembuat keju di dunia, paham betul bahwa keju yang baik adalah yang dibuat dari susu yang tinggal tidak lebih jauh dari 30 km. Ini adalah standarisasi dan kurasi kami untuk menghasilkan produk terbaik dari segi kualitas. Belum lagi pengaruh kualitas pakan yang dikonsumsi oleh sapi. Sebuah produk keju artisan memiliki kualitas yang baik jika sapi yang menghasilkan susu 90% konsumsi pakan berkualitas. Dan seperti yang saya sebutkan tadi, Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki jenis pakan atau hijauan terlengkap di dunia. Artinya, pakan yang dikonsumsi sapi berkualitas sehingga dapat menciptakan hasil susu yang berkualitas pula. 

Saya berasal dari salah satu daerah di Sumatera Barat yang memproduksi keju tradisional. Sedari kecil, saya diajarkan oleh orang tua mengenai pembuatan keju tradisional. Saya diajarkan bahwa keju yang berasal dari susu terbaik dapat menghasilkan keju terbaik layaknya yang dibuat oleh nenek moyang secara turun temurun. Telah tertanam dalam benak saya bahwa sumber pangan lokal adalah sumber pangan terbaik yang turun temurun dijaga oleh nenek moyang dan telah menyatu dengan identitas diri. 

Lalu dari sekadar hobi membuat keju sederhana, ternyata saat anak saya lahir, ia membutuhkan perawatan khusus karena mengalami kebocoran jantung. Perawatan khusus tersebut termasuk asupan gizi yang berasal dari sumber alami atau organik. Keju organik adalah salah satu asupan dengan gizi tinggi hingga akhirnya saya meneruskan praktik produksi keju organik. Sumber pangan organik yang berasal dari lokal lebih mudah ditelusuri asal usulnya. Ketimbang produk kuliner yang bersumber dari jarak jauh seperti produk-produk impor. Oleh karena itu, bahan-bahan yang digunakan dapat lebih seksama untuk ditelusuri apakah benar-benar alami atau tidak. Awalnya pun kami membeli keju dari produsen yang sudah sering diajak berdiskusi sehingga kami tahu benar asal-usul pembuatannya. Lambat laun, kami berpikir untuk membuat produksi keju serta produk-produk makanan lain secara natural di rumah agar lebih aman.

Beruntungnya, setelah berumur kurang lebih satu setengah tahun, anak saya dinyatakan sembuh. Kami pun meneruskan produksi makanan secara organik dengan harapan dapat terus menjaga kesehatan. Namun, kemudian kami dipertemukan dengan segelintir pihak yang mendorong kami membantu lebih banyak orang meningkatkan gizi lewat produksi keju organik. Akhirnya, saya dan istri memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami lewat Mazaraat supaya dapat menyebarkan kebaikan dari alam nusantara lebih jauh lagi.

Related Articles

Card image
Society
Bersama Hadapi Masalah Mental

Banyak persepsi bahwa pemahaman orang Indonesia akan kesehatan mental masih rendah, sebenarnya menurut saya bukan rendah melainkan terpisah. Karena pergerakan kelompok yang bergerak di bidang kesehatan mental masih berjalan sendiri-sendiri, sehingga antar kelompok masyarakat tidak mengetahui apa yang dipikirkan oleh kelompok lainnya. Fenomena inilah yang menyebarkan narasi bahwa kesadaran akan kesehatan mental di Indonesia masih rendah.

By Dr. Sandersan Onie
04 December 2021
Card image
Society
Anak Muda dan Krisis Iklim

Berangkat dari pandangan skeptis terhadap pemuda Indonesia, kami sudah menurunkan ekspektasi. Apapun hasil dari survei ini tetap akan dirilis. Ternyata angka yang didapatkan di luar dugaan, 82% responden menyatakan mengetahui isu perubahan iklim. Sebanyak 85% responden menyatakan korupsi sebagai isu yang paling mereka khawatirkan dan diikuti kecemasan akan kerusakan lingkungan dengan 82% dari populasi responden.

By Adityani Putri
13 November 2021
Card image
Society
Atasi Kelelahan Karena Teknologi

Banyak hal dalam keseharian kita yang dilakukan di depan layar. Kita menggunakan beragam perangkat digital untuk menyederhanakan dan mempersingkat aktivitas harian kita. Mulai dari mencari resep makanan hingga melihat perkiraan cuaca. Teknologi pada akhirnya telah mengubah cara kita memanfaatkan waktu.

By Greatmind x Google Indonesia
16 October 2021